Selasa, 20 Maret 2018

Wujud Soliditas TNI Polri, Koramil 0821/15 dan Polsek Tekung Karya Bakti Bersama Bersihkan Masjid Al Hilal


Kebersamaan dan sinergitas bersama kembali ditunjukkan TNI Polri yang berada di wilayah kecamatan Tekung, secara Kompak dan Padu personel Koramil 0821/15 dan Polsek Tekung bersama warga bahu membahu bergotong royong dalam pelaksanaan karya bakti dalam rangka mewujudkan kebersihan dan kerapian sarana ibadah masjid Al Hilal yang berada di dusun Magersari desa Tekung kecamatan Tekung kabupaten Lumajang, Selasa (20/3/2018)


Mewakili Danramil, Babinsa Tekung koramil 0821/15 Tekung Serka Khoirul Anam menyatakan, kegiatan karya bakti bersama dengan unsur Polri dalam hal ini dari Polsek Tekung merupakan wujud nyata  bahwa TNI dan Polri peduli dengan sarana ibadah yang berada di wilayah tempatnya bertugas, kepedulian tersebut diwujudkan secara bersama-sama dengan menjaga kebersihan dan kerapian masjid Al Hilal, ungkapnya.


Upaya ini sekaligus bertujuan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa sampai saat ini sinergitas TNI Polri masih menunjukkan soliditas kerjasama dalam berbagai bidang yang berguna bagi kepentingan masyarakat, tidak hanya bidang keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat saja, tetapi bidang sosial masyarakat yang lainnya juga menjadi agenda dalam meningkatkan kekompakan dan kebersamaan, terangnya.


Dengan sinergitas bersama yang sudah terjalin dengan baik selama ini diharapkan bisa menjadikan motivasi dan pelopor bagi masyarakat dalam hidup bermasyarakat, bahwa kebersamaan itu sangat penting dalam menyelesaikan suatu pekerjaan maupun permasalahan dengan tetap menjalin hubungan persaudaraan untuk menjaga kekompakan menciptakan hubungan yang harmonis, pungkasnya.


Sementara M. Sifak Kepala Desa Tekung juga mengatakan, letak masjid yang berada dipinggir jalan utama tersebut baru saja dilaksanakan pembangunan pelebaran jembatan sebagai tempat masuk para jama`ah warga maupun pengguna jalan yang kebetulan singgah untuk menunaikan ibadah, jadi kondisinya masih terlihat kotor dan banyak papan kayu bekas pengecoran berserakan, dengan adanya kegiatan ini, semua tempat yang kelihatan tidak layak kita bersihkan sehingga nampak rapi terutama yang berada di bagaian luar masjid, tuturnya.


Mewakili warga desa Tekung, ”saya menyampaikan kepada anggota Koramil dan Polsek Tekung yang telah melaksanakan karya bakti, muda-mudahan kegiatan yang dilaksanakan menjadikan berkah dan manfaat bagi kepentingan masyarakat dalam menunaikan amal ibadah   dan kekompakan serta kebersamaan yang sudah dilakukan oleh Koramil dan Polsek Tekung hendaknya bisa menjadi cerminan bagi warganya dalam hidup bermasyarakat, harapnya. (Pendim0821)
Share:

Wujudkan Pembinaan Generasi muda, Babinsa Tegal Bangsri Koramil Ranuyoso Kukuhkan Anggota Karang Taruna


Mewujudkan kepedulian terhadap keberadaan generasi muda yang ada di wilayah, Babinsa Tegal Bangsri Koramil 0821/06 Ranuyoso bersama aparat desa setempat menggelar pengukuhan pengurus Karang Taruna ”Karya Bersama” masa bhakti tahun 2018 s.d. 2020, acara yang dilaksanakan di balai desa setempat diikuti oleh seluruh pengurus Karang Taruna dan dihadiri oleh undangan dari tokoh masyarakat, Selasa (20/3/2018)


Pelda Pariyono Babinsa Tegal Bangsri koramil 0821/06 Ranuyoso dalam kesempatan tersebut menyampaikan kepada seluruh pengurus Karang Taruna ”Karya Bersama”, pengukuhan yang dilaksanaan saat ini merupakan anugerah serta amanat yang harus diemban dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh ketua terpilih beserta seluruh jajaran pengurus, dengan kata lain pemerintah desa telah memberikan kepercayaan penuh untuk bekerja dan berkarya demi kemajuan desa, terangnya.


Bahwa keberadaan Karang Taruna merupakan bagaian dari elemen yang ada pada pemerintah desa, peran dan sumbangsihnya kepada pemerintah desa sangat diperlukan guna mendukung dan menopang segala program pembangunan untuk kemajuan bersama, imbuhnya.


Dengan adanya kepengurusan baru yang sudah terbentuk, diharapkan organisasi kepemudaan ini terus berkembang dan menjadi organisasi yang berprinsip untuk memajukan desa yang penuh kreatif dan berinovatif serta menjadi pelopor bagi pemuda yang lain dengan berkarya sehingga mampu memberikan motivasi untuk terus berbuat yang terbaik dalam memajukan pembangunan desa demi kesejahteraan warga masyarakat desa Tegal Bangsri " pungkasnya.


Hal sama juga telah diungkapkan oleh Nerad selaku ketua Karang Taruna Karya Bersama yang baru dilantik, mewakili seluruh anggota dan pengurus pihaknya akan terus bertekad untuk memajukan desa Tegal Bangsri dengan mendukung dan membantu upaya pemerintah desa dalam menjalankan setiap program untuk kesejahteraan masyarakat, tekadnya.


Kepada seluruh anggota maupun pengurus diharapkan menjaga kebersamaan, kekompakan, keharmonisan dalam berorganisasi, tumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dengan semangat kegotongroyongan dalam bekerja sehingga betul-betul menjadi sebuah tim yang solid dan pantang menyerah dalam menghadapi problematika serta menjadikan tauladan yang baik bagi masyarakat sehingga keberadaan organisasi ini betul-betul bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

Tanggulangi Hama tikus, Babinsa Kloposawit Koramil Candipuro bersama petani menggelar kegiatan Gropyokan


Permasalahan hama tikus merupakan musuh utama bagi para petani, adanya serangan hama tikus akan berdampak fatal bagi hasil panen yang diharapkan, guna menanggulangi serangan hama tersebut Babinsa Kloposawit Koramil 0821/09 Candipuro bersama dengan warga petani yang tergabung dalam kelompok tani mengadakan penanggulangan bersama dengan sistem gropoyokan di area persawahan setempat, Selasa (20/3/2018)


Serda Heri Nasution Babinsa Kloposawit Koramil 0821/09 Candipuro mengatakan, adanya gejala serangan hama tikus yang menyerang di lahan persawahan warga harus secepatnya diambil tindakan, hal ini agar serangan hama tikus tidak berdampak lebih luas lagi penyebarannya, ungkapnya.


Lebih lanjut ia juga mengatakan, sistem gropoyokan yang digunakan oleh para petani dalam memberantas hama tikus adalah cara tradisional dengan melibatkan para petani secara sukarela, masing-masing orang hanya menggunakan alat seadanya berupa tongkat dari kayu atau bambu berfungsi melumpuhkan atau membunuh hewan tersebut, jelasnya.


Dengan metode seperti ini setidaknya bisa mengurangi dampak kerusakan yang diakibatkan dari serangan hewan tersebut,  sehingga hasil panen yang diharapkan bisa terwujud, pungkasnya.


Solikin selaku Kepala Desa Kloposawit juga mengajak warganya untuk bersama-sama memberantas hama tikus, dalam hal ini diperlukan kepedulian bersama bukan hanya petani saja, namun juga pihak terkait lainnya yang harus berperan serta, mengingat serangan hama tikus menurutnya merupakan salah satu penyebab kerusakan tanaman padi di desanya, tuturnya.


Selain itu juga ia juga menghimbau kepada para petani maupun warga yang lain untuk tidak membunuh atau memburu burung hantu karena hewan tersebut merupakan predator yang sangat membantu dalam membasmi hama tikus, ”muda-mudahan serangan hama tikus kali ini dapat diredam sehingga para petani mempunyai harapan untuk bisa memanen pada musim tanam awal tahun ini, pungkasnya.


Sementara Kapten Inf Sujono Danramil 0821/09 Candipuro menyampaikan, meningkatnya luas serangan hama tikus juga dapat disebabkan oleh karena tidak adanya antisipasi berupa gerakan masal secara intensif diantaranya seperti pembersihan lahan dan pengemposan lubang-lubang tikus sebelum tanam, ujarnya.


Dengan latar belakang diatas menjadi dasar Petugas Pertanian Lapangan (PPL), Babinsa bersama Kelompok Tani yang diharapkan mampu untuk menekan populasi hama tikus dan tentunya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut serta dilaksanakan dengan sepenuh hati agar musim panen mendatang hasil yang diperoleh meningkat dan lebih baik lagi, harap Danramil. (Pendim0821)
Share:

Senin, 19 Maret 2018

Dukung Peningkatan Kesejahteraan Warga, Babinsa Papringan Dampingi Pembinaan dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat


Sebagai wujud kepedulian dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat, perlu adanya pembinaan dan pengembangan terhadap usaha kecil agar dapat tumbuh dan berkembang serta dapat bersaing di pasaran.


Seperti yang dilaksanakan di Desa Papringan Kecamatan Klakah, Babinsa mendampingi pelaksanaan pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif dengan hasil olahan gantungan kunci yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata kabupaten Lumajang, Senin (19/03/2018).


Menurut Kabid Ekonomi Kreatif Kabupaten Lumajang, pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan memberikan motivasi kepada pengrajin agar selalu berinovasi dan menghasilkan produk yang dapat bersaing di pasaran.


“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah agar masyarakat dapat memberikan kontribusi dalam bidang ekonomi yang signifikan, menciptakan iklim bisnis yang kondusif dan positif, mengurangi tingkat kemiskinan dan pengangguran serta memberikan pengetahuan dan motivasi terhadap masyarkat,” ujarnya.


“Diharapkan ke depan dalam pengembangan produksi, para pengrajin dapat meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan kreatifitas sehingga dapat selalu berinovasi, menciptakan model dan bentuk yang baru agar dapat selalu menarik minat calon pemberi,” tambahnya.


Sementara itu Babinsa Papringan Serda Marjuki saat ditemui hari ini mengatakan bahwa peran aktif babinsa sebagai anggota TNI yang bertugas melaksanakan pembinaan masyarakat merupakan wujud kepedulian TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Salah satu upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada home industri yang ada di wilayah sehingga mereka dapat berinovasi menciptakan produk baru yang dapat bersaing di pasaran,” tambahnya.


“Diharapkan warga yang lain dapat tergerak mengikuti dari contoh yang sudah untuk berkarya bidang lain sesuai kreatifitasnya sehingga dapat menopang peningkatan perekonomian keluarga dan warga sekitar,” pungkas Serda Marjuki. (Pendim0821)
Share:

Mantapkan Sinergitas dan Soliditas, Tiga Pilar Kabupaten Lumajang Laksanakan Upacara Tujuh Belasan Gabungan


Dalam rangka mempererat serta memantapkan Sinergitas dan Soliditas, Tiga Pilar Kabupaten Lumajang melaksananak  upacara tujuh belasan gabungan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Lumajang, Senin (19/03/2018).


Upacara gabungan ini diikuti oleh personel Kodim 0821, Yonif 527/BY, Polres Lumajang, dan Satpol PP Kabupaten Lumajang serta PNS Polres Lumajang, bertindak sebagai inspektur upacara Dandim 0821 yang diwakili oleh Kepala Staf Kodim 0821 Mayor Inf Irawan Setyadi, S.H.


Dalam amanatnya Kasdim 0821 menyampaikan, pelaksanaan kegiatan upacara merupakan suatu bentuk tanggung jawab pribadi dan pengabdian terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia serta merupakan pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa.


“Kita telah berupaya untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan fungsi dan peranan masing-masing meskipun masih terdapat banyak kekurangan tetapi paling tidak kita bisa menjaga kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang dinamis,” tambahnya.


Lebih lanjut disampaikan Kasdim, kasus gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Lumajang sampai dengan saat ini secara kuantitas menurun tetapi kita tetap harus meningkatkan kewaspaan.


“Perkembangan dan tantangan tugas saat ini dipengaruhi oleh keberhasilan pembangunan, kemajuan iptek, globalisasi dan suhu politik.  Untuk itu perlu disikapi dengan tekad dan semangat juang, pengabdian, keikhlasan dan pengorbanan berupa antisipasi konkrit,” tuturnya.


“Mari kita tingkatkan semangat pengabdian dalam menghadapi tantangan tugas untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Lumajang,” Pungkas Kasdim di akhir amanatnya. (Pendim0821)
Share:

Tekankan Netralitas Bagi Personel, Kodim 0821 Gelar Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu/Pilkada TA. 2018


Pesonel Kodim 0821 Lumajang kembali dibekali materi penekanan netralitas dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 maupun pada Pemilu yang akan digelar tahun 2019, bertempat di aula Raden Wijaya seluruh personel yang terdiri dari Prajurit dan PNS yang ada di seluruh Koramil jajaran mengikuti pelaksanaan kegiatan tersebut, Senin (19/3/2018)


Kepala Staf Kodim 0821 Mayor Inf Irawan Setyadi, S.H, mewakili Komandan Kodim dihadapan seluruh personel menyampaikan, bahwa Netralitas bagi TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal dalam tubuh TNI sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI dengan pengertian “Tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak” artinya “TNI bersikap netral dalam kehidupan berpolitik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis”, jelas Kasdim.


Disampaikan oleh Kasdim 0821, jika ada Prajurit TNI yang akan mengikuti Pemilu dan Pilkada harus membuat pernyataan mengundurkan diri dari dinas aktif/pensiun sebelum tahap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada berdasarkan Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/546/ 2006 tanggal 22 Agustus 2006 sesuai dengan syarat dan ketentuan yang sudah diatur dalam undang-undang, tegasnya.


Lebih lanjut Mayor Irawan memaparkan, Implementasi pelaksanaan Netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada adalah dengan mengamankan penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri, Netral tidak memihak untuk memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu dan Pilkada, tidak menggunakan hak untuk memilih dan Satuan atau perorangan serta fasilitas TNI tidak dilibatkan pada rangkaian kegiatan Pemilu dan Pilkada dalam bentuk apapun diluar tugas dan fungsi TNI.


Kegiatan pembinaan Netralitas bagi Prajurit TNI ini bertujuan agar seluruh anggota Kodim 0821 baik Prajurit maupun PNS memiliki pedoman dalam menyikapi pelaksanaan Pilkada Serentak maupun Pemilu mendatang sehingga akan terhindar dari pelanggaran tentang ketidaknetralan Prajurit maupun PNS.   


Kapten Inf Wahyutomo Perwira Seksi Personel Kodim 0821 juga menambahkan, bahwa TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara berfungsi sebagai alat pertahanan negara, menangkal terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar serta dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa, terangnya.


Berkaitan dengan tugas pokok pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018, Kodim 0821 dengan seluruh jajarannya melaksanakan operasi bantuan perkuatan kepada pihak Polri dalam hal ini Polres Lumajang selama pelaksanaan Pilgub/Wagub Jatim dan Pilbup/Wabup Lumajang dalam rangka Pilkada serentak tahun 2018 guna menciptakan stabiltas keamanan wilayah kabupaten Lumajang yang terkendali, pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

Tanggulangi Longsor, Tiga Pilar Kecamatan Senduro Bersama Warga Karya Bakti Jalur Wisata B 29


Dalam upaya membuka jalur wisata Puncak B 29 pasca terjadi longsor, Tiga Pilar Kecamatan Senduro bersama BPBD kabupaten Lumajang menggelar karya bakti bersama dengan masyarakat, obyek yang menjadi lokasi kegiatan tersebut berada di dusun Krajan desa Argosari kecamatan Senduro kabupaten Lumajang yang merupakan daerah terdampak akibat tanah longsor, Senin (19/3/2018)


Danramil 0821/03 Senduro Kapten Arm Ony Ariyanto, S.H menyampaikan, bahwa karya bakti bersama yang melibatkan seluruh komponen dan elemen masyarakat yang ada di wilayah kecamatan Senduro merupakan upaya untuk menormalisasi jalur menuju wisata Puncak B 29 pasca terjadi longsor, ungkapnya.


Lebih lanjut Kapten Ony menerangkan, bahwa longsor yang terjadi pada hari Selasa malam (13/3/2018) telah memutuskan jalur menuju wisata puncak B 29 yang ada di desa Argosari, pasca longsor tersebut pihak Muspika dengan dibantu beberapa warga berupaya membuka akses jalur menuju wisata Puncak B 29, namun upaya saat itu terkendala dengan waktu dan pengerahan warga yang kurang maksimal sehingga upaya yang dilakukan hanya sebatas membuka jalur secara darurat agar bisa diakses kendaraan secara bergantian, jelas Kapten Ony.


Upaya berikutnya untuk menindaklanjuti juga terkendala dengan kegiatan keagamaan, fokus kegiatan saat itu melaksanakan pengamanan rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu yang dipusatkan di Pura Mandara Giri Semeru Agung (MGSA) sehingga upaya ini bisa kita laksanakan dengan maksimal pada saat ini, tuturnya.


Kegiatan karya bakti bersama dengan Tiga Pilar yang melibatkan semua elemen masyarakat merupakan wujud kepedulian bersama untuk membangun kesadaran masyarakat dengan kondisi sosial yang ada berkaitan dengan sarana umum yang digunakan secara bersama-sama, baik warga sekitar maupun warga luar kecamatan Senduro yang ingin berwisata menuju Puncak B 29, imbuhnya.


Kesadaran untuk membangun kepedulian masyarakat tidak hanya pada lokasi obyek wisata saja, namun semua kegiatan yang bersifat bagi kepentingan bersama, pihak Forkopimka akan berupaya untuk mengajak masyarakat secara bersama-sama guna memupuk rasa persatuan dan kesatuan dengan semangat kegotongroyongan membangun daerah demi kesejahteraan bersama, pungkas Kapten Ony.


Sementara Ismail Kepala Desa Argosari juga menuturkan, bahwa longsor yang terjadi saat itu telah menyebabkan kondisi akses jalan menjadi terputus, tebing setinggi 1,5 m dengan lebar volume 2,5 m sepanjang 13 m ambrol, kejadian ini diduga oleh kondisi tanah yang labil akibat tingginya curah hujan yang turun di wilayah desa Argosari, terangnya. 


Kondisi cuaca malam hari yang tidak memungkinkan pada saat terjadi longsor menyebabkan upaya yang dilaksanakan juga kurang maksimal, sebatas hanya membuka akses yang bisa dilalui warga untuk bisa dilewati secara bergantian, kendala berikutnya juga bertepatan menjelang perayaan hari Raya Nyepi, jadi kita tetap menghormati dan menghargai sebagaian warga yang beragama Hindu, tambahnya.


Dengan terbukanya akses jalur ini tentunya aktivitas warga akan menjadi normal kembali, karena jalur ini merupakan satu-satunya jalur untuk menuju desa Argosari dan jalur menuju lokasi wisata Puncak B 29, ” terimakasih kepada semua unsur pimpinan di kecamatan senduro yang begitu peduli dengan keadaan saat ini, terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan karya bakti bersama, muda-mudahan kebersamaan akan senantiasa terjaga demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

Minggu, 18 Maret 2018

Babinsa Gesang Koramil Tempeh Dorong Tumbuhnya Kader Tani Baru


Pemerintah desa Gesang kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang  menggelar kegiatan Konsolidasi KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), acara yang diselenggarakan bekerjasama dengan BPP (badan Penyuluh Pertanian) kecamatan Tempeh tersebut dilaksanakan dibalai desa setempat dan diikuti oleh kader petani dari desa Gesang, Minggu (18/3/2018)


Serka Sudirman Babinsa desa Gesang koramil 0821/10 Tempeh menyampaikan kepada para kader tani yang  hadir, kegiatan yang dilaksanakan pada saat ini merupakan upaya untuk menggugah generasi muda untuk kembali menekuni pada bidang pertanian yang saat ini sudah mulai ditinggalkan oleh para kaum muda yang lebih tertarik pada bidang pekerjaan lainnya, ujarnya.


Lebih lanjut dijelaskan oleh Serka Sudirman,  bahwa banyak dari generasi muda diera saat ini yang beranggapan pekerjaan menjadi petani merupakan pekerjaan tradisional atau kuno yang kurang menarik dan kurang mendapatkan hasil sesuai yang menjadi harapan, paparnya.


Padahal tidak demikian halnya, seiring dengan perkembangan tehnologi saat ini,  bidang pertanian sudah menerapkan pola dan sistem tehnologi tepat guna,  "artinya berbagai inovasi dan terobosan guna meningkatkan produktivitas hasil panen yang diharapkan sudah dilakukan oleh berbagai pihak untuk mendongkrak taraf kehidupan masyarakat kita yang mayoritas adalah petani,  imbuhnya.


Serka Sudirman juga menegaskan, bahwa potensi Sumber Daya Alam yang dimiliki oleh bangsa Indonesia pada bidang pertanian dan perikanan merupakan sektor yang sangat besar, tetapi dari dua potensi  tersebut kurang mendapatkan minat dan dukungan dari anak bangsa untuk mengelolanya,  tambahnya.


Kedepan kita semua berharap kepada generasi muda untuk tetap peduli dengan potensi yang dimiliki bangsa ini,  kalau semua bisa dikelola dengan baik dan maksimal niscaya semua yang dibutuhkan oleh rakyat Indonesia tidak perlu mendatangkan dari luar negeri dan justru dengan kekayaan yang melimpah akan bisa diekspor ke luar negeri serta kesejahteraan akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, pungkasnya.


Kegiatan selesai dengan menghasilkan rumusan sebuah kerjasama dari instansi terkait untuk memberikan pelatihan, bantuan dan bimbingan mulai dari awal pembentukan kader hingga menjadikan para kader sebagai Kader Tani dan Nelayan yang dapat diandalkan. (Pendim0821)
Share:

Perlancar Aliran Air, Babinsa Kalibendo Perbaiki Gorong-gorong Bersama Warga


Guna memperlancar aliran air menuju areal persawahan warga, Babinsa Kalibendo bersama warga memperbaiki gorong-gorong yang pecah akibat tidak kuat menahan beban berat yang terletak di Dusun Sudimoro RT 02 RW 05 Desa Kalibendo Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Minggu (18/03/2018).


Menurut Suharto selaku Kepala Desa Kalibendo, gorong-gorong yang diperbaiki ini merupakan saluran irigasi yang memotong jalan usaha tani di desa ini sehingga tiap hari diatasnya sering dilewati kendaraan.


“Pecahnya gorong-gorong ini diakibatkan tidak kuat menahan beban berat kendaraan yang melaluinya sehingga pecahan gorong-gorong dapat menyumbat aliran air yang menuju ke arel persawahan warga,” tambahnya.


“Dengan tersumbatnya aliran air, maka petani akan mengalami kesulitan saat akan mengairi lahan pertaniannya, untuk itu perlu segera diadakan perbaikan agar aliran air menjadi lancar kembali,” tuturnya.


Sementara itu Babinsa Kalibendo Sertu Nanang mengatakan perbaikan gorong-gorong ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan hasil pertanian khususnya di Desa Kalibendo.


“Apabila air lancar, maka petani tidak mengalami kesulitan dalam mengairi lahan pertanian dan dapat lebih berkonsentrasi dalam upaya meningkatkan hasil pertaniannya,” lanjutnya.


“Setelah perbaikan ini, diharapkan kesadaran dan peran serta warga untuk menjaga dan memelihara fasilitas yang ada agar kelancaran aliran air dapat terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan air di areal pertanian petani,” pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

Sabtu, 17 Maret 2018

Atasi Air Menggenang, Babinsa Tanggung Koramil Padang Kerja Bakti Bersama


Musim hujan yang terjadi di beberapa wilayah kecamatan padang telah menimbulkan berbagai masalah, seperti yang terjadi di wilayah rt.  02 rw. 01 dusun Umpak desa Tanggung kecamatan Padang kabupaten Lumajang menyebabkan terjadinya  genangan air di wilayah tersebut.


Mengatasi hal tersebut Babinsa dengan dibantu personel koramil 0821/20 Padang bersama perangkat dusun Umpak yang terdiri Kasun,  ketua rt dan ketua rw beserta warga masyarakat setempat secara bersama-sama mengadakan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan saluran air yang menyebabkan terjadinya genangan air, Sabtu (17/3/2018)


Babinsa Tanggung koramil 0821/20 Padang Serda Heru Dediyanto mengatakan, bahwa kegiatan kerja bakti bersama ini merupakan usulan dari perangkat dusun Tanggung  tentang adanya genangan air di jalan tersebut sehingga mengganggu akses jalan yang digunakan sebagai sarana transportasi bagi warga, ungkapnya.


Upaya bersama ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang mengalami permasalahan, terutama jalan kondisinya menjadi becek dan licin sehingga dapat membahayakan warga selaku pengguna, jelasnya.


Kerja bakti bersama ini juga merupakan upaya untuk menggugah kesadaran masyarakat, betapa pentingnya kebersamaan dalam hidup bermasyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi sosial yang ada,  saling  tolong menolong dan bekerjasama untuk memupuk tali persaudaraan dengan penuh keharmonisan,  pungkasnya.


Sementara Timbang selaku Kasun setempat yang berada ditengah-tengah warga menyatakan, kondisi parit sepanjang 200 m telah mengalami pendangkalan akibat dari material tanah yang ikut terbawa masuk kedalam parit saat hujan turun sehingga lambat laun parit menjadi dangkal akibat terisi material berupa lumpur, ujarnya.


Dengan adanya kondisi tersebut parit menjadi tidak normal, jika terjadi hujan air menjadi meluber karena kondisi parit tidak mampu menampung air hujan, "jalan tergenang air, becek dan licin yang dapat membahayakan warga yang sedang melintas, terangnya.


Terimakasih kepada Babinsa dan anggota koramil Padang,  dengan kehadirannya motivasi warga menjadi tergerak untuk melaksanakan kerja bakti, kami berharap semoga kemanunggalan TNI dan rakyat ini akan terus berjalan dan sampai kapanpun tetap bersatu untuk membangun bangsa demi kesejahteraan bersama, pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG