Jumat, 20 April 2018

Tanggulangi Serangan Hama dan Penyakit, Personel koramil 0821/19 Sumbersuko Ajak Petani Tanam Revogia


Upaya personel Koramil 0821/19 Sumbersuko bersama dengan unsur terkait dalam pendampingan kepada para petani terus dilakukan, bersama dengan PPL desa Kebonsari mengajak kelompok HIPPA Ajosari yang berada di dusun Sarirejo 2 untuk menanam jenis tanaman Revogia di aera lahan seluas 110 ha,  Jum'at (20/4/2018)


Elia PPL desa Kebonsari mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan upaya untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit yang menyerang pada tanaman padi dengan menanam jenis tanaman revogia disela lahan tanaman padi, sistemnya merupakan simbiosis mutualisme, artinya jenis tanaman ini tidak merugikan atau merusak tanaman padi meskipun ditanam pada satu lahan, begitu juga sebaliknya ,  ujarnya.


"Jenis tanaman revogia sendiri tidak terlalu sulit untuk dibudidayakan dan mudah untuk didapatkan, seperti tanaman bunga matahari, bunga Kenikir dan bunga sejenisnya",  terangnya.


Elia juga menambahkan,  fungsi dan manfaat dari tanaman jenis Revogia yaitu untuk menghalau dan mengendalikan hama penyakit  yang menyerang tanaman padi secara alami, sistemnya tanaman jenis Revogia dimanfaatkan untuk merangsang musuh alami mendekat dan memanfaatkan bunga tersebut sebagai media agar tidak menyerang tanaman padi, karena jenis tanaman tersebut paling disukai hama tersebut, tambahnya.


Sementara Danramil 0821/19 Sumbersuko Kapten Arh Bambang Suwedi, juga mengimbau kepada warga petani, dengan adanya media seperti ini diharapkan untuk mengikuti anjuran yang sudah disampaikan oleh petugas PPL, karena cara seperti sangat efektif, selain tidak memerlukan biaya yang besar, hasilnya juga sangat bermanfaat bagi tanaman padi, ujarnya.


Dengan ada hal ini, muda-mudahan akan memberikan dampak perubahan yang sangat berarti bagi para petani, tanaman padi akan tumbuh dengan normal tanpa adanya gangguan hama dan penyakit dan hasil panen yang diharapkan oleh petani dapat meningkat, harap Kapten Bambang. (Pendim0821)
Share:

Dampingi Petani, Babinsa Sememu Koramil Pasirian Hadiri Pembagaian Kartu Tani


Upaya pemerintah dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional terus dilakukan, sebanyak 356 orang warga petani yang berada di wilayah desa Sememu kecamatan Pasirian kabupaten Lumajang mendapatkan jatah kuota pembagaian Kartu Tani, Jum`at (20/4/2018)


Acara yang dilaksanakan di balai desa setempat diikuti oleh seluruh anggota kelompok tani yang ada di wilayah desa Sememu dan di hadiri juga oleh Babinsa Sememu Koramil 0821/08 Pasirian, Kepala UPT Pertanian kecamatan Pasirian dan perwakilan dari pihak BNI cabang Lumajang.


Kepala UPT Pertanian Suryo mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi panen padi guna mewujudkan swasembada pangan, baik dari segi teknologi maupun dari segi manajemen pembangunan secara keseluruhan yang salah satunya adalah memberikan kemudahan bagi para petani dengan sarana memberikan Kartu Tani, ujarnya.


Lebih lanjut Suryo menjelaskan, bahwa kartu tani merupakan alat transaksi berupa kartu debit yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi, kartu tani ini juga dapat digunakan untuk memonitor penyaluran pupuk bersubsidi,
Secara umum kartu tani adalah merupakan alat untuk membantu petani dalam menjalankan kegiatannya seperti mendapatkan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR), penyediaan pupuk hingga pengumpulan hasil panen yang akan diserap oleh Bulog, jelasnya.


Sementara Ervin perwakilan dari BNI Lumajang juga menambahkan, pemegang kartu tani juga berhak mendapatkan klaim asuransi pertanian jika mengalami kegagalan panen.
Selain itu kartu tani merupakan kartu identitas bagi petani yang semula dikembangkan untuk menyalurkan pupuk bersubsidi langsung kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani sesuai waktu tanam, tuturnya.


Ia juga menambahkan, Kartu Tani ini merupakan solusi untuk membuat distribusi pupuk bersubsidi menjadi tertutup dan petani bisa memperoleh jatah pupuk sesuai kuotanya, selanjutnya kartu ini berfungsi sebagai bahan penyusunan Rencana Definitip Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi, apabila petani tidak mempunyai kartu tani, maka petani tersebut tidak mendapatkan kuota pupuk bersubsidi untuk kegiatan usaha taninya, pungkasnya.


Sertu Sahid Babinsa Sememu Koramil 0821/08 Pasirian menyatakan, dengan diterimanya Kartu Tani merupakan sarana yang paling efektif untuk mendapatkan kemudahan bagi para petani khususnya yang berada di wilayahnya, segala kebutuhan bagi petani bisa diakses dengan mudah melalui kartu tersebut, ungkapnya.


Pihaknya juga senantiasa akan selalu berupaya mendampingi para petani, baik secara tehnis dilapangan maupun non tehnis seperti kegiatan seperti ini bersama dengan pihak terkait yang merupakan pendampingi dari petani, muda-mudahan dengan adanya Kartu ini semua kebutuhan bagi para petani akan semakin lancar, program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah bisa berjalan sesuai harapan, petani pun akan meningkat dari segi kesejahteraannya, harapnya. (Pendim0821)
Share:

Bersama Petani, Babinsa Jugosari Koramil Candipuro Bersihkan Saluran Irigasi


Sebagai salah satu upaya peningkatan hasil pertanian, Babinsa Jugosari Koramil 0821/09 Candipuro bersama petani anggota Poktan Rukun Makmur membersihkan saluran air sekunder dan tersier yang berada di Dusun Sumber Langsep Desa Jugosari, Jum'at (20/4/2018)


Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut musim tanam padi tahun ini sehingga petani tidak kesulitan mendapatkan air untuk mengairi lahan pertaniannya.  Seperti yang disampaikan Ponidi Hermanto, Ketua Poktan Rukun Makmur bahwa kegiatan pembersihan saluran irigasi dimaksudkan agar saat msim tanam tahun ini petani tidak terkendala saat mengairi lahan pertaniannya.


“Sasaran kegiatan pembersihan ini disamping membersihkan sampah dan dan rumput yang menghambat aliran air juga dilakukan pengeruhan kembali saluran irigasi agar dapat lebih banyak menampung debit air dan mengalirkannya dengan lancar,” tambahnya.


“Kegiatan ini perlu dilaksanakan menjelang musim tanam mengingat luas lahan yang diairi oleh saluran irigasi ini yang mencapai 328,23 hektar.  Semoga dengan pelaksanaan kegiatan pembersihan ini, kebutuhan air lahan pertanian dapat terpenuhi dan semoga musim panen mendatang dapat memperoleh hasil yang lebih memuaskan,” tandas Ponidi.


Hal serupa juga disampaikan oleh Babinsa Jugosari Serda Solekan, bahwa pelaksanaan kegiatan pembersihan saluran irigasi ini untuk menyambut musim tanam yang sebentar lagi akan dilaksanakan sehingga petani tidak mengalami kendala dalam mengairi lahan pertaniannya.


“Sebagai pendamping petani di lapangan bersama dengan PPL, kita harus selalu siap dan tanggap terhadap setiap permasalahan yang dihadapi petani. Kita bicarakan bersama untuk mendapatkan solusi agar permasalahan yang dihadapi petani dapat cepat terselesaikan,” lanjutnya.


“Semoga di musim tanam tahun ini hasil yang didapat melimpah demi terwujudnya swasembada pangan nasional sesuai dengan harapan pemerintah khususnya di wilayah Kecamatan Candipuro,” pungkas Serda Solekan. (Pendim0821)
Share:

Kamis, 19 April 2018

Bersihkan Lingkungan Jalan, Babinsa Pulo Koramil Tempeh Gotong Royong Bersama Warga


Mewujudkan lingkungan jalan yang bersih, indah dan nyaman, Babinsa Pulo Koramil 0821/10 Tempeh bersama warga masyarakat melaksanakan gotong royong dalam rangka pembersihan kanan kiri jalan sekaligus melaksanakan pembuatan parit di wilayah dusun Umbulsari desa Pulo kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang, Kamis (19/4/2018)


Serda Sumardiyantoro Babinsa Pulo Koramil 0821/10 Tempeh mengatakan, kegiatan gotong royong bersama dengan warga dusun Umbulsari tersebut merupakan tindaklanjut dari usulan warga dalam pelaksanaan musyawarah yang dilaksanakan beberapa hari yang lalu, ujarnya.


Banyak warga yang mengusulkan agar jalan tersebut dibersihkan terutama dari rumput dan semak yang ada dipinggir sepanjang jalan, hal tersebut dinilai karena membuat badan jalan semakin mengecil yang disebabkan sebagain jalan tertutup oleh rumput yang tumbuh liar disepanjang jalan sehingga menganggu kelancaran transportasi warga yang melintas, jelasnya.


Serda Sumardiyantoro juga menambahkan, kegiatan gotong royong merupakan sarana yang paling efektif dalam membangun kesadaran masyarakat untuk selalu peduli dengan lingkungan sekitar, disamping itu kegiatan ini merupakan upaya untuk mengajak kebersamaan kepada warga, saling bahu membahu tanpa memandang status dan derajad yang dimiliki untuk berkomitmen bersama dalam membangun desa, pungkasnya.


Sementara Neli Kuriyah kepala desa setempat yang juga hadir ditengah-tengah warga menuturkan, kegiatan gotong royong dalam upaya pembersihan lingkungan jalan juga sekaligus dilakukan pembuatan saluran air, selama ini jalan tersebut masih belum ada saluran sehingga jika turun hujan air tidak bisa mengalir pada tempat semestinya menyebabkan genangan air yang ada dijalan tersebut, tuturnya.


Ia juga menambahkan, saluran ini nantinya akan dibuat sesuai dengan panjang jalan, kurang lebih ada sekitar 700 m sebagai drainase, fungsinya jika hujan turun air akan mengalir pada saluran tersebut sehingga jalan tidak tergenang oleh air, paparnya.


Kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan upaya untuk meningkatkan sarana transportasi yang lancar bagi warga masyarakat, karena jalan tersebut mempunyai peran yang sangat vital bagi masyarakat, selain untuk beraktifitas sehari-hari, jalan tersebut juga sarana transportasi untuk kegiatan bagi warga tani dalam mengangkut hasil panen, tambahnya.


Mewakili pemerintah desa pihaknya mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Babinsa, keberadaannya yang selalu berada ditengah masyarakat telah mampu memotivasi dan memompa semangat dalam bekerja, semoga kebersamaannya ini akan senantiasa tetap terjaga guna mewujudkan kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan demi kesejahteraan bersama, pungkas Neli. (Pendim0821)
Share:

Sinergi Bersama, Tiga Pilar Desa Kalibendo Pasirian Karya Bakti Bersama Rehap Mushola


Tiga Pilar pemerintah desa Kalibendo yang terdiri dari Babinsa, Babinkamtibmas dan perangkat desa secara kompak, bahu membahu dalam pelaksanaan karya bakti bersama warga masyarakat dalam rangka perehapan mushola Ashari yang berada di wilayah rt. 06 rw. 05 dusun Sudimoro desa Kalibendo kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Kamis (19/4/2018)


Kepala desa Kalibendo Suharto mengatakan, kondisi mushola Ashari saat yang kita kerjakan banyak mengalami kerusakan terutama pada bagaian atap bangunan, kayu bagaian atap sudah banyak yang lapuk sehingga jika turun hujan menjadi bocor, hal ini dimungkinkan karena kondisi yang lama tidak ada perehapan bangunan sejak mulai pembangunan menyebabkan kondisinya banyak yang lapuk dimakan usia, ujarnya.


Ia juga menjelaskan, “bahwa mushola tersebut merupakan sarana bagi warga sekitar untuk melaksanakan kegiatan ibadah, baik sholat berjama`ah lima waktu maupun sarana untuk belajar mengaji bagi anak-anak sekitar, kita berupaya untuk menjadikan tempat tersebut menjadI sebuah sarana yang layak untuk beribadah bagi masyarakat“, jelasnya.


Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sertu Nanang Sujarwadi selaku Babinsa setempat, upaya yang kita lakukan merupakan wujud kepedulian terhadap sarana ibadah bagi warga, mushola yang bocor tentunya juga dapat menganggu aktifitas ibadah dan serasa tidak khusuk serta tidak  nyaman dalam melaksanakan kegiatan keagamaan, tuturnya.

 
Kegiatan ini juga merupakan bukti bahwa tiga pilar desa Kalibendo sampai saat ini masih menunjukkan kekompakan dan selalu bersinergi bersama dalam mewujudkan pembangunan di wilayah, kegiatan ini juga merupakan upaya memelopori warga masyarakat untuk senantiasa selalu menggalang rasa persatuan dan kesatuan untuk memiliki tekad dan semangat dalam membangun desa agar menjadi lebih berkembang, terangnya.


Sementara Aiptu Sukirno selaku Babinkamtibmas juga menambahkan, sebagai mitra kerja dari pemerintah desa pihaknya bersama Babinsa akan selalu bersama untuk membangun komunikasi dan koordinasi membantu dan mendukung program pemerintah desa serta berupaya mengatasi setiap permasalahan yang ada ditengah masyarakat dalam berbagai bidang, diantaranya seperti saat ini, kita hadir semua untuk warga, tambahnya.


Semoga perehapan mushola cepat selesainya agar segera difungsikan sebagai sarana peribatan bagi warga sekitar dan muda-mudahan jalinan kerjasama yang sudah terjalin degan baik antara tiga pilar ini menjadikan motivasi bagi masyarakat agar senantiasa menjalin hubungan tali silaturahmi yang lebih erat antar sesama warga, pungkas Aiptu Sukirno. (Pendim0821)
Share:

Forkopimka Sumbersuko Karya Bakti Bersama Bersihkan Irigasi


Dalam rangka memperlancar aliran air serta untuk mendukung dan mensukseskan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sumbersuko, bersama dengan masyarakat, Forkopimka Sumbersuko melaksanakan pembersihan saluran irigasi yang berada di Dusun Krajan  RT 08 RW 09  Desa Sumbersuko Kecamatan Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Kamis (19/04/2018).


Kegiatan pembersihan saluran irigasi tersebut diikuti oleh personel Koramil 0821/19 Sumbersuko, Polsek Sumbersuko, Camat Sumbersuko beserta staf, Upt PU Sumbersuko, BPP Pertanian Sumbersuko, Kepala Desa beserta staf dan masyarakat sekitar lokasi kegiatan.


Dalam kesempatan tersebut, Bati Tuud Koramil 0821/19 Sumbersuko Pelda Abdul Subandi mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini selain untuk menjaga kelestarian alam juga bertujuan untuk memperlancar aliran air agar dapat memenuhi kebutuhan air dalam mengairi lahan pertanian di Desa Sumbersuko ini.


“Kegiatan ini juga bertujuan untuk memupuk kembali rasa kebersamaan dan rasa saling memiliki serta semangat kegotongroyongan di lingkungan masyarakat.  Dengan pelaksanaan pembersihan saluran irigasi ini diharapkan dapat mendukung dan memotivasi masyarakat untuk lebih meningkatkan hasil pertaniannya demi terwujudnya ketahanan pangan nasional,” tutur Pelda Subandi.


Senada dengan yang disampaikan Bati Tuud, Indiono Krisna Mukti, S. Sos. selaku Camat Sumbersuko mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan pembersihan saluran ini merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta memperlancar aliran air agar dapat memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian yang ada di sepanjang saluran irigasi ini.


“Dengan kegiatan bersama seperti ini akan lebih memantapkan sinergitas antara muspika dan masyarakat sehingga dapat terjalin kerjasama dalam suasana kekeluargaan yang semakin erat demi kajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumbersuko,” lanjutnya.


“Terima kasih kepada anggota Koramil Sumbersuko dan muspika yang lain  serta masyarakat yang ikut andil dalam kegiatan pembersihan ini semoga dapat memberikan manfaat terhadap kita semua khususnya bidang pertanian di wilayah Kecamatan Sumbersuko demi suksesnya program ketahanan pangan nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah,” pungkas Camat. (Pendim0821)
Share:

Siapkan Mental Siswa, Danramil Kunir Hadiri Istighosah Bersama


Dalam rangka menyiapkan mental siswa SD se Kecamatan Kunir dalam menghadapi ujian nasional, Danramil 0821/13 Kunir menghadiri istighosah bersama yang dilaksanakan oleh Koordinator Pelayanan Pendidikan Kecamatan Kunir bertempat di Masjid At Taubah, Dusun Kebonan Desa Kunir Lor Kecamatan Kunir, Kamis (19/04/2018)


Turut hadir dalam kegiatan istighosah tersebut Forkopimka Kunir,  Kepala SD se Kecamatan Kunir,  serta Siswa SD kelas 6 se Kecamatan Kunir.


Didik Nurcahyono, S.Pd. selaku Koordinator Pelayanan Pendidikan Kecamatan Kunir mengatakan kegiatan istighozah ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk menyiapkan mental siswa dalam menghadapi ujian nasional agar dalam pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar sehingga dapat lulus 100% dengan nilai yang maksimal.


"Kita berupaya untuk menyiapkan siswa dalam menghadapi ujian nasional ini agar dapat memperoleh hasil akhir yang maksimal, tidak hanya kesiapan bahan ajar saja yang diberikan tetapi kesiapan mental juga sangat perlu diberikan agar dalam mengerjakan soal ujian nasional lebih siap dan tenang tanpa ada rasa takut untuk tidak lulus," jelasnya.


Sementara itu di lain pihak,  Danramil 0821/13  Kunir Kapten Inf  Sudirman juga menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan istighosah ini. Pemberian bekal materi pelajaran saja tidak cukup siswa tetapi penyiapan mental siswa juga sangat diberikan kepada siswa agar lebih siap mental dalam menghadapi ujian.


"Mereka adalah generasi penerus bangsa, merupakan kewajiban kita semua untuk menyiapkan masa depan mereka agar dapat berguna bagi masyarakat,  bangsa dan negara di masa yang akan datang," tegas Danramil .


"Semoga dengan istighosah ini, siswa siswi SD se Kecamatan Kunir lebih siap mental dalam menghadapi ujian nasional dan dapat memperoleh nilai yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan," Harap Danramil. (Pendim0821)
Share:

Rabu, 18 April 2018

Cegah Genangan Air, Babinsa Jambe Kumbu Koramil Pasrujambe Karya Bakti Bersama Warga Dalam Pembuatan Drainase


Guna mengatasi permasalahan genangan air yang terjadi pada musim hujan, Babinsa Jambe Kumbu Koramil 0821/17 Pasrujambe bersama dengan warga masyarakat melaksanakan gotong royong dalam rangka kegiatan karya bakti pembuatan drainase/saluran air yang ada di wilayah dusun Krajan desa Jambe Kumbu kecamatan Pasrujambe Kab. Lumajang, Rabu (18/4/2018)


Babinsa Jambe Kumbu Koramil 0821/17 Pasrujambe Serda Nuryahya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk membuat kondisi jalan terawat dengan baik guna meminimalisasi adanya kerusakan yang diakibatkan oleh air menggenang dibadan jalan, ujarnya.


“Jalan ini secepatnya harus dibuatkan saluran air, mengingat kondisi jalan yang baru diaspal  dan cuaca sampai saat ini masih menunjukkan curah hujan yang tinggi sehingga ketika turun hujan air tidak menggenang dibadan jalan karena sudah ada saluran disepanjang kanan kiri bahu jalan”, jelasnya.



Serda Nuryahya juga menambahkan, upaya yang dilakukan oleh pihak Koramil 0821/17 Pasujambe ini merupakan wujud kepedulian terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki warga diwilayahnya, karena kondisi jalan yang terawat dengan baik juga akan menunjang sebagai kelancaran sarana transportasi, dengan demikian aspal jalan tidak cepat mengalami kerusakan sehingga kondisi jalan akan terawatt dengan baik, pugkas Danramil.


Hal yang sama juga dibenarkan oleh Subairi selaku kepala desa Jambe Kumbu, bahwa pembuatan saluran ini bertujuan untuk mengalirkan air dari badan jalan jika sewaktu-waktu turun hujan, air dari jalan akan mengalir menuju saluran yang ada, dengan demikian tidak menggenang dibadan jalan, selain dapat mengakibatkan pada kerusakan aspal tentunya juga akan mengganggu transportasi warga, tuturnya.


Ia juga menambahkan, kegiatan karya bakti seperti ini merupakan sarana yang paling efektif bagi warganya dalam membangun semangat kegotong royongan dan menciptakan rasa kepedulian bersama untuk merawat sarana dan prasarana yang bersifat umum serta bermanfaat untuk kepentingan masyarakat, terangnya.


Terimakasih kepada Babinsa yang selalu ada bersama dengan warga, motivasinya selalu menjadikan pelopor bagi masyarakat untuk senantiasa membangun kesadaran dalam upaya membangun bersama demi kemajuan desa, “ semoga kemitraan yang selama ini sudah berjalan cukup baik dapat mewujudkan kesejahteraan bagi warganya, harap Subairi. (Pendim0821)
Share:

Rehab Irigasi, Babinsa Tempeh Kidul Koramil 0821/10 Tempeh Bersama Warga Gelar Gotong Royong


Curah hujan yang masih tinggi pada saat ini masih terjadi dibeberapa wilayah kabupaten Lumajang, seperti halnya wilayah kecamatan Tempeh yang masih sering turun hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan beberapa saluran air yang ada tidak mampu menahan debit air hujan.


Menyikapi adanya permasalahan tersebut, babinsa Tempeh Kidul bersama perangkat desa bersama dengan warga masyarakat bahu membahu melaksanakan gotong royong dalam upaya memperbaiki saluran air yang ada di wilayah dusun Wonomerto desa Tempeh Kidul kecamatan Tempeh kabupaten Lumajang, Rabu (18/4/2018)


Kepala desa setempat Drs. Mahrufin yang berada dilokasi kegiatan mengatakan, saluran air yang ada di dusun Wonomerto kondisinya sudah mengalami pendangkalan yang disebabkan oleh endapan lumpur yang menebal sehingga apabila turun hujan air selalu meluber ke jalan, disamping itu kondisi saluran tersebut sudah banyak mengalami kerusakan terutama pada tembok penahan atau plengsengan, ungkapnya.


Mahrufin juga menjelaskan, bahwa saluran tersebut juga merupakan rangkaian dari saluran irigasi yang berfungsi mengairi area lahan persawahan warga, ” mengingat begitu pentingnya saluran ini kita utamakan untuk segera direhabilitasi, sedangkan anggaran yang digunakan bersumber dari DAK (Dana Alokasi Khusus) yang sudah disepakati dalam pelaksanaan musyawarah tingkat desa beberapa waktu lalu, jelasnya.


Sepakat dengan apa yang telah disampaikan oleh Kepala desa, Babinsa Tempeh Kidul Koramil 0821/10 Tempeh Serda Ahmad Sawur juga mengatakan, saluran air yang dikerjakan proyeknya saat ini merupakan sarana yang vital bagi para petani di wilayah tersebut, karena saluran ini adalah rangkaian dari irigasi yang menuju area persawahan warga, ujarnya.


” Dalam pelaksanaannya saluran air sepanjang 200 m dengan lebar 80 cm ini kita upayakan untuk menormalisasi dengan mengeruk lumpur diatas permukaan sehingga kedalaman saluran tersebut sudah sesuai dengan kedalaman sehingga diharapkan jika terjadi hujan air tersebut tidak meluap ke jalan dan distribusi pengairan menuju lahan persawahan menjadi normal kembali ”, terangnya.


Serda Ahmad Sawur juga menambahkan, upaya ini sekaligus untuk membantu dan mendukung dari program pemerintah pada bidang ketahanan pangan nasional untuk mendorong para petani dalam peningkatan hasil produksi panennya serta meningkatkan taraf ekonomi dengan hasil panen yang diharapkan, pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

Danrem 083/Bdj Tekankan Netralitas Anggota Dalam Pemilukada


Memasuki tahun politik saat ini, setiap prajurit dibekali pedoman buku netralitas TNI berupa buku saku. 


Hal ini dikatakan oleh Danrem 083/BDJ Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo saat adakan kunjungan ke Makodim 0821 Lumajang, Rabu (18/4/2018).


"Saya kira itu cukup untuk memberikan panduan bagi mereka agar tidak salah dalam bertindak, melaksanakan kegiatan - kegiatannya dalam membina masyarakat masyarakat yang ada dikabupaten lumajang ini," ucap Danrem. 


Sementara bagi istri prajurit TNI ( ibu persit) yang dalam hal tetap memiliki hak pilih, Danrem menjelaskan jika ada pematasan tersendiri dalam dunia politik. 


"Persit memiliki hak pilih. Akan tetapi hak pilih itu harus bisa dipahami oleh mereka, mereka harus paham jika merupaka istri seorang TNI. Jangan sampai akibat keterlibatan istri - istrinya dalam kegiatan politik praktis, malah menyeret para prajurit. Untuk itu kita tidak mengizinkan istri seorang TNI terlibat langsung didalamnya," tegas Danrem. 


Sementara jika ditemukan ada prajurit TNI yang tidak netral, secara tegas Danrem memastikan ada tindakan tegas. 


"Kita akan memberlakukan tindakan untuk memproses yang bersangkutan. Karena ini berbicara tugas dan kewajiban. Ini sudah perintah, jadi kalau ada anggota TNI yang tidak mematuhi petunjuk dan perintah pimpinan akan mendapatkan sanksi tntunya melalui proses yang sudah berjalan seperti diwaktu - waktu sebelumnya.Ada proses," pungkasnya. (Pendim0821)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG