Selasa, 13 April 2021

Cegah Covid-19, TNI-Pemdes dan Tim Satgas Semprotkan Disinfektan ke Fasilitas Pendidikan

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas, Personel Koramil 0821/10 Tempeh bersama Pemerintah Desa dan Tim Satgas Covid-19 Desa Pandanwangi melaksanakan penyemprotan Disinfektan di MI Salawiyah dan Ponpes Asy Syarifiy, bertempat di Dusun Karajan 2 Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Selasa (13/4/2021).

Saat kegiatan tersebut, Bati Bakti TNI Koramil 0821/10 Tempeh Pelda Suwanto mengatakan, bahwa tujuan dilakukan kembali penyemprotan cairan disinfektan untuk menghentikan penyebaran paparan dari virus corona (Covid-19) yang sampai saat ini masih harus diwaspadai penularannya.

Lanjut dia, selain melakukan penyemprotan Tim Satgas juga melakukan sosialisasi kepada pengurus ponpes dan pihak sekolah MI agar mematuhi peraturan dari pemerintah dengan selalu menerapkan protokol kesehatan 5 M secara  ketat, yaitu Menggunakan masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan menggunakan sabun, Menghindari kerumunan, serta Membatasi mobilitas.

“Dengan adanya  kegiatan penyemprotan disinfektan ini, kami berharap dapat memutus mata rantai dan menekan  penyebaran wabah virus corona. Namun, kami tidak dapat bergerak sendiri, harus ada dukungan dari semua tim Penanganan Covid 19 dan peran aktif dari masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pandanwangi Iwan Afnani Iksan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Koramil 0821/10 Tempeh dan seluruh perangkat desa beserta Tim Satgas yang ikut serta untuk melakukan penyemprotan disinfektan guna memutus dan menekan penyebaran wabah Covid-19 diwilayah.

“Atas nama pemerintahan desa, kami mengucapakan terima kasih kepada Koramil dan Tim Satgas yang secara terus menerus melaksanakan pencegahan Covid 19 dengan penyemprotan disinfektan dan menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan 5M di wilayah Desa Pandanwangi,” pungkasnya (Pendim 0821/By)
Share:

Senin, 12 April 2021

TNI dan Masyarakat Desa Jenggrong Karya Bhakti Pelebaran Jalan

Lumajang, Pendim 0821 - Koramil 0821/06 Ranuyoso terjunkan personelnya untuk terus berupaya melakukan pembinaan teritorial di wilayah binaan, salah satunya dengan melaksanakan karya bakti pelebaran jalan setapak menuju ke Asta Petilasan Gunung Jenggrong Penawungan.

Hal tersebut dikatakan oleh Danramil 0821/06 Ranuyoso Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi saat pelaksanaan kegiatan pelebaran jalan bersama masyarakat bertempat di Dusun Gemuling Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso Kabupaten Lumajang, Senin (12/4/2021)

Ely juga menyampaikan, bahwa kegiatan karya bakti itu merupakan bentuk kepedulian aparat teritorial, terhadap desa binaanya dan juga sebagai wahana untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat.

“Kami selalu berusaha untuk ada dalam setiap kegiatan masyarakat. Melalui gotong royong pelebaran jalan ini, akan dapat menjalin hubungan komunikasi yang baik bersama masyarakat, serta tercipta hubungan harmonis dan kerjasama yang kuat bersama dengan masyarakat di wilayah binaan,” ujar dia.

Selain itu, di katakan Ely, bahwa karya bakti ini dilaksanakan bermula dari keresahan masyarakat terhadap kondisi jalan yang sempit  dan licin. Hal ini sering menjadi kendala manakala masyarakat melakukan aktifitas menggunakan kendaraan, apalagi kalau musim hujan banyak yang sering terpeleset karena jalan yang tergenang air.

“Untuk itu, kami bersama masyarakat secara gotong royong melaksanakan pelebaran jalan dengan mengepras gundukan tanah dan meratakannya menggunakan cangkul, sekop dan angkong, sehingga badan jalan tersebut menjadi lebar, rata dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jenggrong H. Jawas mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada Koramil 0821/06 Ranuyoso yang meluangkan waktu bersama warga melaksanakan pelebaran jalan dan pembuatan parit di kanan kiri jalan.

“Atas nama warga dan Pemerintah Desa kami mengucapkan terima kasih kepada personel Koramil yang turut aktif dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kita lakukan bersama ini selalu dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Pasca Gempa, TNI di Lumajang Kerahkan Personel Bantu Masyarakat Terdampak

Lumajang, Pendim 0821 - Pasca gempa magnitudo pada Sabtu (10/4) kemarin, personel Kodim 0821 Lumajang dan Yonif 527/BY terus dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak, di Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (13/4/2021).

Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. saat ditemui di lokasi bencana menyampaikan, bahwa pasca terjadinya bencana, pihaknya langsung mengerahkan personelnya dengan dibantu personel dari Yonif 527/BY.

"Malam pasca terjadinya gempa, kita kerahkan 50 orang personel Kodim, dan 150 orang personel dari Batalyon 527/BY, untuk membantu instansi terkait dalam melaksanakan pendataan, pengamanan harta benda, pembersihan puing-puing, maupun membantu masyarakat menuju lokasi pengungsian," ujarnya.

Andi juga mengatakan, bahwa untuk mempermudah proses penyaluran bantuan kepada pengungsi korban bencana, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait, mendirikan posko bencana dan dapur umum.

Lanjut dia, selama bulan Ramadan mendatang, pihaknya akan lebih intens dalam membantu masyarakat, dengan menyalurkan bantuan makanan lebih awal saat sahur dan buka puasa.

"Kita koordinasikan dengan instansi terkait, agar masyarakat terdampak dapat menjalankan ibadah dengan baik dan lancar, serta kita akan siapkan tempat khusus untuk menjalankan ibadah Salat Taraweh di beberapa titik pengungsian," pungkasnya. (Pendim0821/Phie).
Share:

Peduli Sesama, TNI di Pasrujambe Bantu Bersihkan Rumah Terdampak Gempa

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai wujud kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap masyarakat, personel Koramil 0821/17 Pasrujambe melaksanakan karya bakti pembersihan rumah terdampak bencana alam gempa magnitudo, yang bertempat di Dusun Tawon Songo Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (12/4/2021).

Bati Tuud Koramil 0821/17 Pasrujambe, Pelda Joko Purwanto menyampaikan, bahwa pelaksanaan karya bakti tersebut bertujuan untuk membantu warga yang rumahnya rusak akibat terdampak gempa magnitudo yang terjadi pada Sabtu (10/4) kemarin.

Joko juga menyampaikan, bahwa turut sertanya personel Koramil 0821/17 Pasrujambe dalam membantu masyarakat terdampak gempa tersebut, selain sebagai wujud kepedulian dan pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, juga sebagai penerapan tugas pokok yang tertuang dalam Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004.

"Selain sebagai wujud kepedulian dan pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, TNI berkewajiban membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan," ujarnya.

Lebih lanjut Joko mengatakan, dalam pelaksanaan karya bakti tersebut, pihaknya membantu membersikan rumah warga yang terdampak bencana, serta mengkoordinasikan dengan aparatur desa dan instansi terkait, agar renovasi rumah warga terdampak dapat segera dilaksanakan.

Dia berharap, rumah warga yang terdampak bencana dapat segera direnovasi, agar dapat mengurangi beban yang ditanggung oleh masyarakat.

"Semoga penanganan rumah warga yang terdampak dapat segera terlaksana, sehingga dapat membantu mengurangi beban yang ditanggung masyarakat yang terdampak," pungkasnya. (Pendim0821/Phie).
Share:

Minggu, 11 April 2021

TNI, Pemdes dan Masyarakat Desa Ranuwurung Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Lumajang, Pendim 0821- Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Koramil 0821/07 Randuagung bersama pemerintah desa (Pemdes) dan masyarakat  Desa Ranuwurung melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan jalan pedesaan sepanjang 300 meter, di Dusun Krajan Lama Desa Ranuwurung Kecamatan Randuangung Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Minggu (11/4/2021).

Saat kegiatan tersebut, Bati Bakti TNI Koramil 0821/07 Randuangung Pelda Haryadi mengatakan, bahwa peran serta personel Koramil 0821/07 Randuangung dalam pelaksanaan kegiatan di wilayah binaan merupakan wujud kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat.

“Sebagai anggota TNI yang bertugas melaksanakan pembinaan wilayah wajib untuk turut serta membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan yang dihadapi serta membantu dan mendukung program pemerintah daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Selain itu, dikatakan Haryadi, bahwa kegiatan kerja bakti juga dapat memberikan manfaat untuk mempererat silaturahmi guna menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang semakin erat.

Lebih lanjut, dirinya berharap agar masyarakat dapat terus membudayakan kegiatan kerja bakti seperti ini, sehingga ke depan Desa Ranuwurung bisa menjadi percontohan desa bersih dan nyaman.

“Kami harap, dengan terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat maka dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sehingga dapat tercipta lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Ranuwurung M. Taufik menerangkan, bahwa pada saat musim hujan banyak terdapat tanaman liar yang tumbuh memanjang secara cepat sehingga dapat mengganggu pengguna jalan yang melintas.

Ia juga menerangkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan berseri, yang dapat memberikan rasa nyaman serta menunjang peningkatan kesadaran masyarakat tentang hidup bersih di masa pandemi virus corona.

“Atas nama pemerintah desa, kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil dan masyarakat yang turut aktif dalam kegiatan ini. Semoga upaya ini dapat mewujudkan Desa Ranuwurung menjadi Desa yang bersih, sehat, rapi dan indah,” pungkasnya. (Pendim0821/By)
Share:

Pasca Gempa, Masyarakat Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Lumajang, Pendim 0821 – Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol., meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan yang terjadi akibat terjadinya bencana alam.

“Kita meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan yang terjadi, yang diakibatkan oleh terjadinya bencana alam, dan selalu mematuhi petunjuk yang diberikan oleh petugas,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (11/4/2021).

Andi juga menyampaikan, bahwa situasi terakhir adanya gempa susulan yang terjadi dengan kekuatan 5,5 Skala Richter (SR), yang terjadi pada pukul 06.54 WIB (Waktu Indonesia Barat).

“Saat ini saya bersama Bupati Lumajang berada di Kantor Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari terus memantau kondisi pasca gempa, dan menurut data dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, red) telah terjadi gempa susulan pada 06.54 WIB dengan kekuatan 5,5 SR,” ujarnya.

Selain itu, disampaikan Andi, bahwa pasca gempa susulan tersebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pembaharuan data, yang diakibatkan gempa susulan tersebut.

Ia menambahkan, bahwa sesuai laporan dari BPBD Kab. Lumajang, dari beberapa wilayah kecamatan yang terdampak bencana alam gempa bumi tersebut, yang paling terdampak adalah Kecamatan Tempursari, yang menyebabkan 478 rumah mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat.

“Cuaca pagi ini hujan, dan menyebabkan tanah menjadi basah dan rawan longsor saat terjadi gempa susulan, untuk itu babinsa bersama petugas yang lain telah berada di lapangan untuk melaksanakan pemantauan situasi terkini yang diakibatkan oleh gempa susulan tersebut,” pungkasnya. (Pendim0821/Fj)
Share:

TNI Lumajang Siap Bantu Pemda Tanggulangi Bencana Alam di Wilayah

Lumajang, Pendim 0821 – Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos. M.I.Pol. mengatakan, bahwa pihaknya akan berupaya membantu penanggulangan akibat bencana alam yang terjadi di wilayah.

“Sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 tahun 2004, Pasal 7 Ayat (2) Point (b.12), tugas pokok TNI (Tentara Nasional Indonesia, red) selain melaksanakan Operasi Militer Perang, juga berkewajiban membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan,” ujarnya saat meninjau lokasi terdampak gempa magnitudo 6,7 Skala richter, yang berada di Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021).

Andi juga mengatakan, bahwa lokasi gempa magnitudo yang berkekuatan 6,7 skala richter berpusat di barat daya Kabupaten Malang tersebut, memberikan dampak yang besar bagi wilayah Kabupaten Lumajang.

“Beberapa rumah di wilayah Kecamatan Pronojiwo, Kecamatan Tempursari, Kecamatan Pasrujambe dan beberapa kecamatan lain mengalami rusak dengan intesitas sedang sampai berat,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan Dandim, bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait guna menanggulangi dampak bencana tersebut.

Lanjut dia, pihaknya akan mengerahkan personel jajarannya, terutama koramil yang wilayahnya terdampak, untuk bersiaga penuh membantu masyarakat yang terdampak.

“Bersama Bupati, malam ini kita akan meninjau langsung lokasi terdampak di wilayah Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari, sekaligus mendirikan tenda darurat, dan besok kita akan mendirikan posko di lokasi terdekat, agar dapat dengan cepat membantu masyarakat yang terdampak,” pungkasnya. (Pendim0821/Pri)
Share:

Jumat, 09 April 2021

Ciptakan Wilayah Aman, Babinsa Wonocepokoayu Ajak Masyarakat Tingkatkan Siskamling

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya menciptakan lingkungan tempat tinggal yang aman dan nyaman, Babinsa Wonocepokoayu Koramil 0821/03 Senduro mengajak masyarakat untuk meningkatkan pelaksanaan Siskamling.

“Untuk itu, saya mengajak warga setempat untuk kembali menghidupkan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan, red), karena hal ini sebagai tindakan preventif dalam menangkal aksi kriminal yang bisa terjadi kapanpun,” ujar dia saat kegiatan patroli di wilayah Desa Wonocepokoayu Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Kamis (8/4/2021) malam.

Taufiq juga menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, serta kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan siskamling merupakan upaya bersama untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat dengan mengutamakan upaya pencegahan dari berbagai bentuk ancaman dan gangguan.

“Masalah kamtibmas bukan semata-mata tanggung jawab aparat keamanan, namun menjadi tanggung jawab semua pihak, baik aparat keamanan, pemerintah, dan seluruh warga masyarakat harus secara terpadu untuk mengupayakan kondisi kamtibmas yang terkendali,” katanya.

Selain itu, disampaikan Taufiq, bahwa dalam melaksanakan kegiatan tersebut, pihaknya tidak hanya berkeliling ke beberapa tempat yang dianggap rawan saja, tetapi juga bersilaturahmi dengan masyarakat yang sedang melaksanakan ronda malam (siskamling).

Oleh karena itu, dirinya berharap, melalui kegiatan patroli wilayah yang dilakukannya, dapat memotivasi masyarakat untuk lebih giat melaksanakan siskamling di lingkungan masing-masing, sehingga ruang gerak pelaku tindak kriminal dapat diminimalisir.

“Dengan aktifnya pelaksanaan siskamling di wilayah, diharapkan dapat menunjang terwujudnya Desa  Wonocepokoayu yang aman dan kondusif agar pembangunan dapat terlaksana dengan baik, sehingga upaya mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera di masa pandemi ini dapat tercapai,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Babinsa Blukon Kawal Inovasi Pawon Urip untuk Wujudkan Ketahanan Keluarga

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya penguatan ketahanan pangan keluarga, Babinsa Blukon Koramil 0821/01 Lumajang kawal kegiatan inovasi pawon urip yang dilaksanakan oleh kelompok PKK Desa Blukon di Balai Desa Blukon Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (8/4/2021).

Saat kegiatan tersebut, Babinsa Blukon Serda Roni Trisnawanto mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari TP PKK Kabupaten Lumajang untuk melanjutkan harapan pemerintah, agar ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi ini kuat.

Menurutnya, ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 saat ini sangatlah diperlukan bagi masyarakat untuk tetap bertahan dalam mengatasi krisis pangan yang disebabkan oleh virus corona (Covid-19).

"Dengan kegiatan pawon urip tentunya masyarakat diharapkan memiliki kemandirian dalam hal ketahanan pangan dimasa pandemi covid-19 ini,” kata dia.

Selain itu, dikatakan Roni, bahwa kegiatan tersebut juga diharapkan dapat sebagai upaya dalam menumbuhkan rasa kepedulian sosial masyarakat dan semangat gotong royong masyarakat terhadap sesama.

Dirinya berharap, melalui pawon urip masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan atau lahan sekitar rumah dalam menanam tanaman yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, meskipun di masa yang sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini.

“Untuk itu, saya selaku Babinsa yang dinas di wilayah akan terus berupaya membantu pemerintah untuk memberikan sosialisasi dalam memaksimalkan Inovasi Pawon Urip yang telah gaungkan oleh TP PKK Kabupaten Lumajang,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG