Senin, 31 Mei 2021

TNI Bersama Tim Satgas Covid-19 Desa Kedawung Kawal Kepulangan PMI

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya antisipasif penyebaran Covid-19,  Personel Koramil 0821/20 Padang bersama Tim Satgas Covid-19 Desa Kedawung melaksanakan pengawalan penjemputan pekerja migran  Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia dan Singapura dari Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lumajang menuju Desa Kedawung Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Minggu (30/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Kedawung Koramil 0821/20 Padang Sertu Subiyanto mengatakan, bahwa beberapa pekerja migran Indonesia yang telah selesai menjalani tes PCR dan Karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya Jawa Timur dengan hasil negatif kini sudah kembali ke daerah masing-masing.

“Sebelum pulang ke Lumajang, pekerja migran ini sebelumnya menjalani tes PCR dan karantina di Surabaya, setelah dinyatakan negatif dan tiba di terminal Wonorejo Lumajang kami jemput untuk pengambilan data kesehatan mereka,” kata dia.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan, untuk memastikan kesehatan masyarakat yang baru datang dari luar negeri ke wilayah Kecamatan Padang, perlu diadakan pengecekan suhu dan gejala batuk, pilek maupun sesak nafas yang merupakan gejala dari Covid-19, serta berkas hasil pemeriksaan yang sebelumnya dilakukan oleh Gugus Tugas Pemprov Jatim.

“Jadi, setiap ada PMI yang baru tiba di wilayah, kami akan melakukan semua pemeriksaan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Dan, kami juga meminta agar PMI yang sudah diperiksa untuk tidak keluar rumah selama 14 hari sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” terang dia.

Lanjut dia, selain memonitor kepulangan pekerja migran, pihaknya juga memberikan himbauan serta edukasi kepada Pekerja migrain Indonesia agar tetap mematuhi Prokes yang telah di anjurkan oleh pemerintah.

“Untuk itu, saya harap para PMI taat terhadap protokol kesehatan penanganan Covid-19, seperti physical distancing, serta selalu menggunakan masker, serta disiplin dalam melaksanakan karantina mandiri hingga 14 hari ke depan,” pungkasnya (Pendim 0821/By)
Share:

Minggu, 30 Mei 2021

TNI Kedungjajang Ajak Pengunjung Pasar Patuhi Protokol Kesehatan

Lumajang,  Pendim 0821 - Dalam rangka upaya meminimalisir penyebaran Covid-19, Personal Pos Ramil 0821/05 Klakah, mengajak kepada para pedagang di Pasar Tradisional Kedungjajang untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), serta berani menegur pengunjung atau pembeli yang tidak menerapkan prokes.

Hal tersebut disampaikan oleha Danposramil 0821/05 Klakah, Peltu Kilooh Endhira Bhakti saat melaksanakan Operasi Prokes, di Pasar Tradisional Kedungjajang Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (30/5/2021).

Kilooh juga menyampaikan, bahwa sesuai dengan Undang-undang TNI nomor 34 tahun 2004, pihaknya berkewajiban untuk membantu pemerintah daerah dalam menangani permasalahan yang disebabkan oleh bencana yang terjadi di wilayah.

"Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat diminta agar senantiasa penuh  kesadaran dan kedisiplinan melaksanakan prokes, pada kebiasaan baru guna terus mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19," kata dia

Lanjut dia, dalam giat ops prokes ini masih ditemukan pengunjung dan pedagang yg tidak mengunakan masker dengan benar, sehingga diberikan sangsi kepada pelanggar protkes berupa teguran dan  pemberian sangsi sosial.

"Target dari pelaksanaan kegiatan operasi penegakan disiplin prokes Covid-19 ini, diharapkan jumlah kasus positif menurun, angka kematian menurun dan kesadaran masyarakat terhadap prokes semakin meningkat," pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Sabtu, 29 Mei 2021

Babinsa Kertosari Dampingi Tim Medis Untuk Memastikan Keamanan Vaksinani Pada Lansia

Lumajang, Pendim 0821 - Babinsa Kertosari Koramil 0821/17 Pasrujambe, Sertu Singgah Siwen mendampingi Tim Medis Puskesmas Pasrujambe laksanakan Vaksinani pada lansia, bertempat di Kantor Desa Kertosari Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (28/5/2021).

Pada saat kegiatan tersebut Singgah mengatakan, bahwa monitoring kegiatan pengamanan dalam rangka pemberian Vaksinasi Covid–19 pada lansia, adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat agar tidak perlu takut dalam menerima suntik vaksin tersebut.

Lanjut dia, kegiatan pemberian suntik Vaksin Covid-19 ini, tetap menerapkan Protokol kesehatan dan prosedur langkah-langkah, vaksinasi yang dilakukan sebanyak dua kali secara bertahap dengan jeda waktu 14 hari setelah menerima suntik vaksin tahap pertama.

Ia menambahkan, bahwa bukan hanya pengawalan vaksinasi saja yang dilaksanakan, tetapi pihaknya juga rutin menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes), serta menyampaikan kepada masyarakat bahwa vaksin yang diberikan aman dan halal.

"Semoga dengan dilaksanakannya Vaksinasi, pandemi Covid-19 akan cepat berahir dan penerima vaksin  meskipun sudah divaksin diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah,” kata dia. 

Sementara itu, Tim Medis Puskesmas Pasrujambe Galuh Andika Amd. Keb. menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 17 orang, yang lolos tes scraning hanya 6 orang karena yang lain ada kendalaa pada kesehatannya.

"Kami harap masyarakat yang telah menerima vaksin, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, sebagi kunci meningkatkan efektivit Vaksin," harap dia. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Jumat, 28 Mei 2021

Pastikan Kesehatan Santri, Babinsa Kedungrejo Bersama Tim Medis Puskesmas Lakukan Tracing

Lumajang, Pendim 0821 – Guna memastikan kesehatan para santri pasca melaksanakan libur Hari Raya, Babinsa Kedungrejo mendampingi Tim Medis puskesmas Sumbersari melaksanakan tracing terhadap para santri yang akan masuk Pondok Pesantren Madrasah Aliyah (MA) Nurusy Syuhada.

Babinsa Kedungrejo Koramil 0821/16 Rowokangkung, Serda Anto Budi Hartotok mengatakan, bahwa para santri perlu ditracing untuk mengetahui kesehatannya dengan tujuan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, bertempat di Pondok Pesantren MA Nurusy Syuhada Desa Kedungrejo Kecamatan Rowokangkung Kabupaten lumajang, Jawa Timur, Jum’at (28/5/2021).

Anto juga mengatakan, bahwa aktifitas belajar mengajar secara tatap muka di sekolah MA Nurusy Syuhada sudah diberlakukan, dengan membatasi jam pelajaran dan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Santri diwajibkan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan pihak sekolah dan jaga jarak, hal tersebut dilakukan guna mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19.

“Kegiatan penjaringan kesehatan kepada para santri  ini, merupakan salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk, mendeteksi dini santri yang memiliki masalah kesehatan, sehingga bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin,” kata dia.

Sementara itu Tim Medis Puskesmas Sumbersari, Fista Faizatin Maulidya, Amd. Kep menjelaskan Prosedur Protokol Kesehatan yang digunakan dengan menerapkan pola Protkes Covid 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir.

"Kami harap para murid dapat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta wajib tes suhu tubuh sebelum masuk lingkungan sekolah, bukan di sekolah saja, tapi dalam aktifitas keseharian kita juga harus mematuhi protokol kesehatan, sampai wabah ini berakhir,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj).
Share:

Kamis, 27 Mei 2021

Forkopimcam Tekung Terus Gencarkan Operasi Prokes untuk Memutus Covid-19

Lumajang, Pendim 0821 - Petugas gabungan dari Forkopimcam Tekung terus menggencarkan operasi yustisi pendisiplinan protokol kesehatan di area publik dan tempat keramaian,  langkah tersebut dilakukan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Tekung.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19, sehingga Forkopimcam Tekung perlu  melaksanakan penerapan protokol kesehatan di jalan Desa Wonokerto," kata Bati Komsos Koramil 0821/15 Tekung, Serma Kairul saat turut serta melakukan penertipan, di jalan Desa Wonokerto Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (27/5/2021).

Kairul juga mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut, mengacu pada peraturan daerah yang sudah dikeluarkan oleh Pemda tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang sampai dengan saat ini, penyebaran Covid-19 masih ada peningkatan kasus sehingga perlu dilakukan upaya membangun kesadaran dalam pendisiplinan protokol kesehatan.

Lanjut dia, dalam pelaksanaan Operasi Yustisi yang di laksanakan Forkopimcam Tekung lebih menekankan dan mengutamakan memberikan imbauan, teguran dan edukasi penggunaan masker dengan cara simpatik, namun tetap tegas ketika terhadap pelanggar yang di temukan, salah satunya memberikan sanksi yang bersifat edukatif.

Dia juga mengharapkan, adanya kerja sama dari masyarakat untuk saling mengingatkan rekan, saudara maupun keluarganya untuk selalu menjalankan prokes, serta turut aktif memberikan informasi kepada petugas maupun aparatur, apabila mendapati pelanggar prokes disekitarnya.

“Dengan sinergisitas antara aparatur, petugas terkait dan seluruh masyarakat, penyebaran Covid-19 benar-benar dapat diminimalisir, sehingga status zona kuning bagi kabupaten Lumajang dapat berubah menjadi zona hijau,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Rabu, 26 Mei 2021

Wujud Kemanunggalan, TNI Koramil 0821/13 Kunir Gotong Royong dengan Warga Bangun Drainase

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai wujud kemanunggalan dan kepedulian, Koramil 0821/13 Kunir,  terjunkan Personilnya untuk membantu warga membuat saluran Drainase sepanjang 300 meter, di Dusun Ledokpati Desa Kedungmoro Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (26/5/202).

Bati tuud Koramil 0821/13 Kunir, Pelda Hernis Junaidi  saat kegiatan tersebut mengatakan, bahwa selain sebagai wujud kepedulian, TNI yang ada di wilayah merupakan mitra dari pemerintah desa, sehingga wajib untuk mendukung dan membantu, menyukseskan program yang sudah direncanakan pemerintah desa setempat.

Hernis Junaidi juga menyampaikan, pembangunan drainase sepanjang 300 meter ini, sebagai upaya untuk, mengantisipasi banjir di musim penghujan serta untuk memperlancar dan menanggulangi genangan air saat  hujan turun.

“Mumpung sekarang masih dalam musim kemarau, kita membangun drainase agar pada musim hujan mendatang air dapat mengalir dengan lancar, sehingga  kalau hujan turun airnya dapat mengalir dengan lancar,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungmoro Nur Cholis menyampaikan, bahwa untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya saluran drainase, bukan hanya tanggung jawab aparatur saja, tetapi juga tanggung jawab masyarakat untuk ikut menjaga dan memelihara kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada Anggota Koramil 0821/13 Kunir, yang selalu membantu kegiatan pembangunan dan memberikan motivasi untuk selalu bergotong-royong, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Selasa, 25 Mei 2021

Destinasi Wisata Dibuka, Tiga Pilar Candipuro Cek Kesiapan Prokes

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 menjelang dibuka kembali destinasi wisata di Kabupaten Lumajang, Tiga Pilar (TNI-Polri dan Pemerintah Desa) Candipuro melaksanakan pengecekan kesiapan protokol kesehatan (prokes) di beberapa tempat wisata di Wilayah Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Senin (24/5/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Sumbermujur Koramil 0821/09 Candipuro Koptu Moh. Turmudzi Abdullah mengatakan bahwa sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Lumajang kembali dibuka setelah berakhirnya Surat Edaran Bupati Lumajang tentang penutupan tempat wisata.

“Para pengelola destinasi wisata disilahkan buka operasional lagi, dengan catatan wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat, di antaranya jumlah pengunjung hanya 30 persen dari kapasitas dan fasilitas prokes harus tersedia di lokasi,” kata dia

Lebih lanjut, Turmiudzi juga meminta pengelola tempat wisata agar terus mengontrol kesehatan pengunjung, baik di dalam area wisata maupun di area sekitar luar tempat wisata.

“Kami minta prokes diperketat, yang diluar laksanakan skreening orang yang mau masuk. Untuk yang didalam selalu memonitor jangan sampai terjadi kerumunan dan jangan sampai melebihi kapasitas, serta selalu mengingatkan pentingnya protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Candipuro Bripka Yayong mengatakan, bahwa kegiatan pemantauan tersebut merupakan upaya aparatur dalam menekan penyebaran covid-19 serta mengantisipasi lonjakan pengunjung di Destinasi wisata.

Selain itu, dikatakan Yayong, bahwa jika ditemukan destinasi wisata yang masih abai terhadap prokes dan aturan kapasitas pengunjung, pihaknya akan memberikan peringatan hingga memberi sanksi tegas kepada tempat wisata tersebut.

“Kalau tidak diindahkan aturan-aturan itu akan kami beri peringatan, dan akan kami tutup tempat wisata itu. Mudah-mudahan semua bisa menjalankan yang sudah menjadi imbauan-imbauan agar tak terjadi penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Wujud Kemanunggalan, TNI Bantu Renovasi Musala Al Muttaqin Desa Jatisari

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai wujud pelaksanaan pembinaan wilayah, Personel Koramil 0821/10 Tempeh turut serta membantu renovasi Musala Al Muttaqin, yang berada di Dusun Krajan RT 005 RW 001 Desa Jatisari Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (25/5/2021).

Bati Tuud Koramil 0821/10 Tempeh Pelda Heri Suyanto menyampaikan, bahwa turut sertanya dalam pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, yang bertujuan untuk meningkatkan kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan rakyat.

Menurutnya, selain sebagai wujud pelaksanaan tugas pembinaan wilayah, turut serta dalam kegiatan kemasyarakatan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan.

“Tujuan Pembinaan Teritorial (Binter) adalah untuk dapat lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, sehingga dapat menunjang terwujudnya kemanunggalan antara TNI dengan rakyat yang semakin erat,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Musala Al Muttaqin Desa Jatisari Ustaz Boni mengatakan, bahwa renovasi tersebut dilakukan, karena kondisi bangunan musala tersebut rusak berat, banyak kayu yang lapuk dan genting yang bocor.

Lanjut dia, atas inisiatif warga, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat, renovasi musalah tersebut dapat dilaksanakan, agar menjadi lebih baik dan nyaman, sehingga masyarakat yang melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan di musala tersebut dapat lebih tenang dan khusyuk.

“Atas nama pengurus musala, saya mengucapkan terima kasih kepada anggota Koramil Tempeh dan masyarakat, yang telah turut aktif membantu pelaksanaan renovasi Musala Al Muttaqin, semoga apa yang telah kita lakukan bersama ini, selalu dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Senin, 24 Mei 2021

Tekan Penyebaran Covid-19, Forkopimcam Tempursari Terus Melakukan Sosialisasi Prokes

Lumajang, Pendim 0821 - Guna menunjang terwujudnya peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes), Forkopimcam Tempursari terus melakukan sosialisasi Prokes kepada masyarakat, dengan cara melakukan Operasi Yustisi di Jalan pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Bati Tuud Koramil 0821/18 Tempursari, Pelda Dwi Hasim As'ari saat bersama Aparatur lain melaksanakan Operasi Yustisi, di Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (24/5/2021).

Dwi Hasim As'ari juga menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat  berpartisipasi dengan maksimal, dalam membantu upaya pemerintah daerah untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah.

"Peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menekan penyebaran Covid-19 di wilayah, untuk itu kita berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berdisiplin diri menjalankan prokes di setiap aktivitas yang dilakukan," kata dia.

Sementara itu, Bhabinkamtibnas Pundungsari Bripka Rofik menerangkan, bahwa pihaknya bersama aparatur lainnya akan terus berupaya mengajak masyarakat, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, salah satunya untuk selalu memakai masker.

“Kami harap dengan adanya kesadaran masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, pandemi virus Covid-19 akan segera berakhir, sehingga aktivitas warga bisa kembali normal,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Sabtu, 22 Mei 2021

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Lumajang Diminta Tingkatkan Disiplin Jalankan Prokes

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya mencegah lonjakan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang, Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. meminta masyarakat untuk meningkatkan displin diri dalam menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes) di setiap aktivitas yang dilakukan.

"Masyarakat diharapkan selalu meningkatkan disiplin diri dalam menjalankan prokes di setiap aktivitas yang dilakukan, agar dapat menunjang upaya pencegahan melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang," ujarnya saat meninjau pelaksanaan penutupan salah satu tempat wisata di Pantai Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Dusun Karangmenjangan Desa Bulurejo Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (22/5/2021).

Andi juga menyampaikan, bahwa pihaknya melalui jajaran di wilayah akan berupaya membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan prokes, sehingga dapat menekan penyebaran Covid-19.

"Dengan meningkatnya disiplin masyarakat dalam menjalankan prokes, diharapkan status zona kuning penyebaran Covid-19 Kabupaten Lumajang dapat segera naik menjadi zona hijau, sejingga masyarakat dapat beraktivitas dengan baik dan normal," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga mengatakan, bahwa penutupan tempat wisata di wilayah Kabupaten Lumajang selama perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah tersebut, dimaksudkan untuk menghindari kerumunan massa dalam jumlah besar.

Dia berharap, perayaan Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriyah tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Lumajang.

"Semoga Idulfitri tahun ini tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru dan upaya peningkatan perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG