Rabu, 05 Mei 2021

Masyarakat Desa Wotgalih Lumajang Diminta Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

Lumajang, Pendim 0821 – Babinsa Wotgalih Koramil 0821/11 Yosowilangun Pelda Guntur Rudi Purwanto mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat melalui kegiatan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

“Semua ini dilakukan untuk menjaga dan menciptakan masyarakat Desa Wotgalih yang sehat dan sejahtera,” kata dia saat mendampingi Tim ODF (Open Defecation Free) mendata rumah warga yang belum memiliki jamban/WC keluarga di Desa Wotgalih Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Selasa (4/5/2021).

Guntur juga mengatakan, bahwa pendampingan terhadap Tim ODF tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga binaan, serta mewujudkan program pemerintah dalam menciptakan Desa yang bersih, sehat, rapi dan indah (Berseri).

“Melalui kegiatan ini masyarakat juga diberikan pemahaman tentang bagaimana resiko dan bahaya terhadap kesehatan ketika masih buang air besar sembarangan,” ujar dia.

Sementara itu, Bidan Desa Wotgalih Hj. Ida Rahmawati S. ST., mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya dalam menyukseskan program pemerintah tentang Open Defecatio Free (ODF ) yakni Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan khususnya di wilayah Kecamatan Yosowilangun.

Lanjut dia, dalam pelaksanaannya Tim ODF  yang didampingi oleh Babinsa dan Perangkat Desa Wotgalih terjun langsung guna mensurvei dan mendata rumah-rumah warga yang masih belum memiliki jamban/WC keluarga, terutama bagi warga yang kurang mampu dan masih memiliki balita.

“Dari data yang di dapat, nantinya akan dibangun jamban/WC bagi masyarakat. Semoga dengan adannya jamban/WC tersebut masyarakat tidak lagi melakukan buang air besar dikali atau dipekarangan (kebun) yang nantinya bisa menimbulkan penyakit,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Tunjang Perekonomian, TNI dan Masyarakat Jugosari Perbaiki Jembatan Penghubung nntar Dusun

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya memperlancar sarana transportasi agar dapat menunjang perekonomian wilayah, Babinsa Jugosari Koramil 0821/09 Candipuro melaksanakan kerja bakti pembersihan jembatan penghubung antar dusun, yang berada di Desa Jugosari Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (5/5/2021).

Babinsa Jugosari Sertu Solekan saat kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa turut sertanya dalam kegiatan tersebut, merupakan salah satu wujud kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat, khususnya dalam bidang perekonomian.

Solekan juga menyampaikan, selain sebagai wujud kepedulian, turut sertanya dalam kegiatan tersebut  juga sebagai upaya membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai upaya untuk memupuk dan membina kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.

“Dengan terpeliharanya jembatan penghubung antar dusun ini, diharapkan dapat memperlancar transportasi sehingga dapat menunjang peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Jugosari, Mahmudi mengatakan, bahwa jembatan penghubung sepanjang 215 meter dan lebar empat meter tersebut merupakan akses penghubung antara Dusun Sumberkajar dan Dusun Sumberlangsep yang ada di desa setempat.

Lanjut dia, pembersihan dan perbaikan tersebut dilakukan, karena jembatan tersebut tertutup pasir dan lumpur sebagai akibat luapan air Sungai Leprak yang tertadi pada Minggu (2/5/2021) lalu.

“Semoga dengan selesainya pembersihan dan perbaikan jembatan penghubung ini, akses transportasi kembali lancar, sehingga dapat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Selasa, 04 Mei 2021

TNI Koramil Pronojiwo Bersihkan Puing dan Bantu Rehab Rumah Warga

Lumajang, Pendim 0821 – Koramil 0821/14 Pronojiwo terjunkan personelnya untuk melaksanakan karya bhakti membersihkan puing-puing reruntuhan sekaligus memulai merehab rumah warga terdampak gempa bumi di Dusun Sidomukti RT 028 RW 009 Desa Tamanayu Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Selasa (4/5/2021).

Bati Tuud Koramil 0821/14 Pronojiwo Pelda Dony Hendar Kurniawan, saat kegiatan tersebut mengatakan,  bahwa gempa bumi dengan kekuatan 6,1 Magnitudo yang berpusat di wilayah selatan Malang, Jawa Timur memberikan dampak besar bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, termasuk di wilayah Kecamatan Pronojiwo.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, pembersihan dilakukan hanya menggunakan peralatan manual seadanya, namun dilaksanakan secara bergotong royong dengan banyak pihak, sehingga puing-puing bangunan akibat gempa bumi tersebut bisa di bersihkan dan kegiatan pembangunan rumah dapat segera di mulai.

“Dalam pelaksanaannya, para personel Koramil Pronojiwo terus bersinergi bersama warga melaksanakan kegiatan membersihkan puing-puing pasca gempa dan menyiapkan keperluan rehab rumah warga terdampak,” kata dia.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan karya bhakti tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti perintah langsung Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol., untuk terjun langsung membantu warga yang terdampak bencana gempa bumi khususnya di wilayah binaan Koramil 0821/14 Pronojiwo.

“Karya bhakti ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah bencana gempa bumi khususnya di wilayah Pronojiwo,” imbuhnya.

Dirinya berharap, langkah-langkah perbaikan terhadap rumah warga terdampak bencana alam di wilayahnya dapat meringankan beban serta mempererat tali silaturahmi dalam mewujudkan kemanunggal TNI bersama masyarakat.

“Semoga kegiatan karya bhakti ini dapat membantu mengurangi beban yang ditanggung masyarakat terdampak bencana alam,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, SKD dan Aparatur di Lumajang Diminta Bersinergi untuk Jaga Keamanan

Lumajang, Pendim 0821 – Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol., meminta kepada Satgas Keamanan Desa (SKD) dapat bersinergi dengan jajaran aparatur kewilayahan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah.

“SKD dalam menjalankan tugasnya, diharapkan dapat bersinergi dengan aparatur kewilayahan, sehingga tujuan menciptakan keamanan dan ketertiban wilayah dapat tercapai maksimal,” ujar dia saat memberikan arahan Apel Kesiapan Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah bagi SKD Rayon Selatan, yang bertempat di Stadion Wijaya Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (4/5/2021).

Andi juga menyampaikan, bahwa tidak hanya bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah saja, tetapi SKD juga diharapkan pro aktif membantu aparatur dengan menyampaikan segala informasi terkait mobilitas masyarakat.

“Sebagai kepanjangan tangan TNI-Polri, tidak hanya dapat mampu meminimalisir ruang gerak kriminalitas, tetapi SKD juga diharapkan pro aktif mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pemberlakuan larangan mudik kepada masyarakat yang dimulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK.M.Si., dalam arahannya mengatakan, bahwa sesuai instruksi presiden, pembatasan mobilisasi masyarakat dilaksanakan perwilayah, dengan harapan masyarakat tidak bisa seenaknya keluar masuk suatu wilayah.

Lanjut dia, Kabupaten Lumajang merupakan salah satu kota yang menjadi tujuan akhir pemudik, untuk itu diharapkan SKD dapat melakukan pengamanan dan penyekatan arus mudik, sehingga dapat meminimalisir penyebaran virus yang dibawa pemudik dari luar wilayah.

“Bersama kita sosialisasikan kepada Saudara, rekan dan masyarakat, bahwa mulai 6 sampai dengan 17 Mei 2021, penyekatan arus mudik mulai diberlakukan.  Semoga dengan cara tersebut, penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir, sehingga masa pandemi yang selama ini menghantui masyarakat dapat segera berakhir,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Senin, 03 Mei 2021

Wujud Kepedulian, TNI Lumajang Gotong Royong Relokasi Rumah Warga Terdampak Bencana

Lumajang, Pendim 0821 - Babinsa Jambekumbu Koramil 0821/17 Pasrujambe Kopda Boyong mengatakan, bahwa sebagai wujud kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap masyarakat terdampak bencana gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) lalu, pihaknya akan selalu hadir untuk bergotong royong bersama masyarakat dalam merelokasi rumah yang terdampak bencana.

“Sejak pasca gempa magnetido, pihaknya bersama relawan dan instansi terkait lainnya terus membantu masyarakat melaksanakan pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan hingga pembangunan kembali rumah terdampak gempa,” ujarnya saat membantu melaksanakan relokasi rumah Ahmad Suijar, warga Dusun Carangkuning RT 002 RW 004 Desa Jambekumbu Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (3/5/2021).

Boyong  juga mengatakan, bahwa gempa bumi yang terjadi di Malang, Jawa Timur yang berkekuatan 6,1 Magnitudo memberikan dampak besar bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, termasuk di wilayah binaanya.

“Hari ini kita bersama dengan aparatur desa dan tokoh masyarakat setempat mulai kerjakan relokasi rumah salah satu warga terdampak gempa yang terjadi beberapa hari yang lalu,” kata dia.

Sementara itu, Pemilik rumah yang terdampak gempa Ahmad Suijar menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI dan masyarakat sekitar yang telah bersama-sama untuk membangun rumah warga yang rusak akibat bencana gempa yang terjadi beberapa hari lalu.

“Saya mengucapakan terima kasih kepada Koramil yang secara terus menerus melaksanakan pembangunan rumah kami. Semoga kegiatan yang dilakukan bersama ini selalu dicatat sebagai amal oleh Allah SWT,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Pasca Gempa, Koramil Tempursari Terus Terjunkan Personilnya untuk Percepat Pembangunan Tempat Ibadah

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk mempercepat pembangunan musala yang rusak pasca gempa megnetudo yang terjadi pada hari sabtu (10/4/2021) lalu, Koramil 0821/18 Tempursari terus terjunkan anggotanya untuk membantu masyarakat melaksanakan pembangunan musala.

Hal tersebut disampaikan Danramil 0821/18 Tempursari, Kapten Inf Rianto saat ikut melaksanakan pembangunan musala Darussalam, bertempat di Dusun Iburaja RT 001 RW 008 Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (3/5/2021).

Rianto juga mengatakan, bahwa sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 tahun 2004, TNI selain melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP), juga bertugas melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), salah satunya adalah membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.

“Pembangunan musala diharapkan cepat selesai, sehingga masyarakat dapat beribadah di musala Darussalam ini, karena sampai saat ini masyarakat Dusun Iburaja melaksanakan ibadahnya di tenda darurat,” kata dia.

Selain itu, dikatakan Rianto, bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di wilayah, akan terus berperan aktif dalam upaya penanganan bencana alam, karena merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat yang ada di wilayah.

“Kami berharap masyarakat Dusun Iburaja ikut berperan aktif dalam pelaksanaan pembangunan musala ini, karena dengan kesadaran masyarakat untuk ikut gotong royong, akan mempercepat pembangunan musala,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Minggu, 02 Mei 2021

Masyarakat Dimint Tidak Mudik dan Tingkatkan Disiplin Prokes

Lumajang, Pendim 0821 - Babinsa Lempeni Koramil 0821/10 Tempeh, Serda Bonaji mengatakan, bahwa sesuai dengan anjuran pemerintah, masyarakat diminta untuk tidak melaksanakan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, serta meningkatkan disiplin diri dalam menjalankan Protokol Kesehatan (Prokes).

"Sebagai upaya untuk mencegah penyebaran dan timbulnya klaster baru Covid-19, masyarakat diharapkan untuk tidak melaksanakan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah mendatang, serta meningkatkan disiplin menjalankan prokes," ujar dia saat melaksanakan sosialisasi Protokol Prokes dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Masjid Al Muhajirin, Perum Sampit, Dusun Kalipancing Desa Lempeni Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (2/5/3/2021).

Bonaji juga menyampaikan, bahwa pihaknya sebagai bagian dari aparatur kewilayahan, akan selalu siap membantu pemerintah daerah, terutama dalam upaya memcegah penyebaran Covid-19 di wilayah.

"Dengan tidak melaksanakan mudik dan tetap disiplin menjalankan prokes, diharapkan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah mendatang tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lempeni Reza Firman Eldiansyah menerangkan, bahwa pemerintah telah melarang pelaksanaan mudik pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hujriyah mendatang.

Lanjut dia, larangan pelaksanaan mudik tersebut akan lebih efektif dengan disertai peningkatan disiplin masyarakat dalam menjalankan prokes, sehingga penyebaran Covid-19 benar-benar daoat diminimalisir.

"Bersama, mari kita laksanakan anjuran pemerintah, serta berpartisipasi aktif dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Desa Lempeni," pungkasnya. (Pendim0821/Phie)
Share:

Pasca Gempa, TNI Lumajang Terus Lakukan Karya Bakti untuk Ringankan Beban Warga Terdampak

Lumajang, Pendim 0821 - Untuk meringankan beban para warga yang terdampak gempa, TNI bersama Relawan dan warga bahu membahu melaksanakan karya bakti pembersihan puing-puing bangunan rumah warga pasca gempa magnetudo yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) lalu, di Dusun Sidomukti RT 029 RW 009 Desa Tamanayu Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/5/2021).

Danramil 0821/14 Pronojiwo Kapten Inf Dedy Siswantono saat kegiatan tersebut mengatakan, bahwa karya bakti pembersihan puing-puing bangunan ini, akan terus dilakukan sampai rumah warga yang terdampak benar-benar bersih, sehingga tahap pembangunan akan segera dilaksanakan.

Dedy juga mengatakan, pembersihan dilakukan hanya menggunakan peralatan seadanya, namun dilakukan secara bergotong royong dengan banyak pihak, sehingga tidak membutuhkan waktu lama, sampai akhirnya reruntuhan bangunan akibat gempa bumi tersebut bisa dibersihkan dengan waktu yang cepat.

"Kami berharap dengan kegiatan karya bakti yang dilakukan secara bersama-sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa, serta dapat meringankan beban yang mereka rasakan," kata dia.

Sementara itu, salah satu warga yang terdampak gempa, Sriayem menyampaikan , bahwa dirinya berterima kasih kepada anggota Koramil dan instansi terkait, karena sudah membantu meringankan beban kami, para warga yang terdampak gempa.

"Terima kasih atas bantuan tenaganya semoga kegiatan yang dilakukan bersama ini selalu dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT," pungkasnya (Pendim 0821/Pri)
Share:

TNI dan Pemdes Oro Oro Ombo Distribusikan Bantuan pada Masyarakat Terdampak Gempa

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya meringankan beban masyarakat terdampak gempa magnetido yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) lalu, personel Koramil 0821/14 Pronojiwo bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Oro Oro Ombo terus mendistribusikan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak, yang berada di Desa Oro - Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/5/2021).

Danramil 0821/14 Pronojiwo, Kapten Inf Dedy Siswantono saat ditemui di lokasi kegiatan menyampaikan, bahwa bantuan paket sembako yang didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa tersebut, merupakan salah satu wujud kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat.

Lanjut dia, selain sebagai wujud kepedulian, membantu korban bencana alam juga merupakan tugas pokok TNI yang tertuang dalam Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 7 Ayat (2) Poin (b.12) tentang membantu pemerintah daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.

“Dalam membantu mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak gempa magnitudo di lokasi bencana khususnya di bulan suci Ramadan, kita akan terus distribusian paket sembako berupa kebutuhan bahan pokok," ujarnya.

Selain itu, disampaikan Dedy, bahwa tidak hanya mendistribusikan paket sembako sejak pasca gempa magnetido, pihaknya bersama relawan dan instansi terkait lainnya juga terus membantu masyarakat melaksanakan pembersihan puing-puing rumah terdampak gempa.

“Semoga, percepatan penanganan dan pemulihan pasca gempa magnetido dapat berjalan dengan lancar, sehingga relokasi dapat segera dilakukan dan masyarakat dapat pulih aktivitas perekonomiannya,” pungkasnya. (Pendim0821/By)
Share:

Sabtu, 01 Mei 2021

Babinsa Kawal Penyaluran BST Desa Sentul Lumajang

Lumajang, Pendim 0821 - Demi keamaan dan kelancaran penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah binaannya, Babinsa Sentul Koramil 0821/19 Sumbersuko melaksanakan pendampingan sekaligus pengamanan penyaluran BST bertempat di Balai Desa Sentul Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Jumat (30/4/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Sentul Sertu Imam Sopingi mengatakan, bahwa tujuan pendampingan ini adalah agar saat penyaluran BST kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta mengantisipasi adanya kerumunan dan kericuhan saat penyaluran pembagian dana BST.

Lanjut dia, penyaluran BST merupakan program stimulan dari pemerintah di masa pandemi Covid-19 kepada masyarakat kurang mampu yang terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona atau Covid-19.

“Kami sebagai Babinsa melakukan pendampingan untuk membantu pemerintah Desa Sentul dalam menyalurkan bantuan sosial secara tunai agar tepat sasaran sehingga tidak ada gejolak dalam pelaksanaannya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Sentul Subur mengucapkan banyak terima kasih kepada Babinsa, Babhinkamtibmas dan Perangkat Desa maupun semua pihak yang telah mendukung dan membantu kegiatan penyaluran bantuan sosial secara tunai kepada Masyarakat Penerima Manfaat (KPM).

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat Desa Sentul agar menggunakan bantuan sosial tunai tersebut untuk kebutuhan pokok, bukan untuk keperluan lain.

"Saya berharap masyarakat yang mendapatkan BST dipergunakan untuk kebutuhan pokok, bukan dipergunakan untuk lain-lain," harapnya. (Pendim 0821/By)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG