Selasa, 24 Maret 2020

Cegah Covid-19, Kodim 0821 Lumajang Cek Suhu Tubuh Seluruh Personel

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Kodim 0821 Lumajang, seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) melaksanakan pemeriksanaan kesehatan, yang bertempat di halaman Makodim 0821 Lumajang, Jawa Timur, Selasa (24/3/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Bintara Tinggi Poliklinik Kesehatan (Bati Polkes) 05.02.09 Dinas Kesehatan Tentara (DKT) Lumajang Peltu Iswahyudin menyampaikan, bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan TNI.

“Hari ini, kita melaksanakan pengecekan kesehatan personel Kodim 0821 Lumajang, sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan TNI (Tentara Nasional Indonesia, red),” ujarnya.

Selain itu, disampaikan Iswahyudin, bahwa dalam pemeriksaan tersebut tidak hanya dilakukan pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan infrared thermometer (termometer inframerah) saja, tetapi juga dilaksanakan sosialisasi cuci tangan yang baik dan benar.

Dirinya berharap, agar seluruh personel selalu menjaga kebersihan dan kesehatan diri agar tidak tertular covid-19, dengan membiasakan cuci tangan dengan sabun dan memakai masker saat berada di luar rumah.

“Covid-19 merupakan virus berbahaya, untuk itu biasakan cuci tangan dengan sabun dan gunakan masker saat bepergian, serta segera memeriksakan diri ke dokter apabila kondisi badan menurun,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Minggu, 22 Maret 2020

TNI, Pemdes dan Masyarakat Jatiroto Benahi Tanggul Sungai Sembon

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya luapan air saat turun hujan, Personel Koramil 0821/12 Jatiroto bersama Pemerintah Desa Jatiroto dan masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti pembenahan tanggul sungai Sembon, di Dusun Krajan I RT 003 RW 006 Desa Jatiroto Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (22/3/2020).

Bati Bakti TNI Koramil 0821/12 Jatiroto Serma Margono dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya luapan air saat turun hujan, yang diakibatkan oleh jebolnya tanggul Sungai Sembon karena abrasi.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas melaksanakan pembinaan wilayah, pihaknya juga harus dapat menjadi contoh dan pelopor bagi masyarakat yang ada disekelilingnya.

"Melalui kegiatan bersama ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya luapan air saat turun hujan, sehingga tidak sampai menyebabkan banjir di pemukiman warga," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatiroto Nujum menerangkan, bahwa jebolnya tanggul Sungai Sembon sebagai akibat dari abrasi arus sungai yang deras.

Dia juga berharap, pembenahan tanggul air yang jebol tersebut dapat mencegah terjadinya luapan air, sehingga tidak sampai menyebabkan banjir yang menggenangi pemukiman warga.

"Mumpung tidak hujan, kita benahi tanggul Sungai Sembon, agar saat turun hujan tidak menyebabkan banjir yang dapat meresahkan masyarakat," pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Jumat, 20 Maret 2020

Petani di Sukodono Diharapkan Perluas Areal Tanam Baru Dengan Tanaman Holtikultura

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk mendukung peningkatan hasil produksi pertanian, Petani Desa Karangsari diharapkan melakukan Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) dengan menanam tanaman holtilultura di pematang sawah lahan pertanian kelompok tani Beji Jaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Babinsa Karangsari Koramil 0821/02 Sukodono Serda Budiono dalam kegiatan Penanaman Benih Kedelai di pematang sawah milik Kelompok Tani (Poktan) Beji Jaya, di Dusun Sidosari Desa Karangsari Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (20/3/2020).

Budiono juga menyampaikan, bahwa dengan melakukan sistem PATB di pematang sawah, maka nantinya dapat mendukung peningkatan hasil panen, sehingga dapat menunjang tercapainya tujuan program Ketahanan Pangan Nasional.

“Menanam kedelai di sepanjang pematang sawah, diharapkan hasilnya dapat menambah pendapatan petani, sehingga tujuan program Ketahanan Pangan Nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai, khususnya di wilayah Kecamatan Sukodono,” ujarnya.

Selain itu, dikatakan Budiono, bahwa sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), selain melaksanakan tugas kemiliteran, pihaknya juga bertugas mendampingi dan membantu petani dalam upaya meningkatkan hasil panen di wilayah binaan, tambahnya.

Sementara itu, Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Karangsari Yuni mengungkapkan, bahwa pemanfaatan pematang sawah untuk budi daya kedelai sebagai sumber benih kedelai, penanaman kedelai berupa baris tunggal atau baris ganda, tergantung pada lebar pematang. penanaman kedelai pada pematang sawah seluas ¼ ha mampu menghasilkan benih kedelai sekitar 20 kg.

Lanjut dia, kegiatan seperti ini sedang gencar dilakukan aparat teritorial bersama petugas pendamping lapangan (PPL) pertanian dan kelompok tani.

”Semangat kami dalam mendampingi petani ini, juga termotivasi dari petani itu sendiri. Karena mereka kompak dan saling berkoordinasi dalam setiap langkah bertani. Kami berharap, ke depan sinergitas kami sebagai aparat negara dengan petani semakin terjalin erat,” pungkasnya. (Pendim 0821/Pri).
Share:

Kamis, 19 Maret 2020

TNI dan BPP Sukodono Laksanakan Sosialisasi Pemberantasan Hama Tikus

Lumajang , Pendim 0821 – Bati Komsos Koramil 0821/02 Sukodono Pelda Walianto bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sukodono, melaksanakan sosialisasi dan praktek Gerakan pembasmi tikus, guna pencegahan tanaman padi dari hama tikus, milik Poktan Enggal Jaya dua, Desa Bondoyudo Kecamatan Sukodono Kabupaten lumajang, Jawa Timur, Kamis (19/3/2020).

Guna mendukung terwujudnya program Swasembada Pangan Nasional, personal Koramil Sukodono bersama BPP Kecamatan Sukodono melaksanakan aksi gropyokan tikus, dengan cara yang sederhana, yaitu dengan melakukan pengasapan di lubang-lubang tikus, mencangkul lubang tikus, dan menangkap tikus dengan benda tumpul.

Walianto juga mengatakan, gropyokan dan pengasapan tikus ini merupakan tradisi sebagian petani di beberapa daerah tertentu, yang bertujuan untuk memberantas hama tikus yang dapat meresahkan para petani di wilayah Sukodono. "Mari sama-sama kita lakukan pemberantasan tikus ini, Karena Bila dibiarkan dan tidak segera diatasi maka dikhawatirkan akan menjadi ancaman pada masa tanam, petani pasti mengetahui akibat serangan hama tikus ini, tidak sedikit petani yang gagal panen," ujarnya.

Sementara itu Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sukodono Ismail mengatakan, bahwa pelaksanaan gropyokan tikus diharapkan dapat membantu petani setempat, dalam upaya untuk peningkatan swasembada pangan yang merupakan program dari Pemerintah.

"Gropyok ini adalah hal yang dilakukan secara alami dan ramah lingkungan, karena sama sekali tidak memakai bahan kimia, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kegotong-royongan," pungkasnya. (pendim 0821/fj)
Share:

Rabu, 18 Maret 2020

Antisipasi Covid-19, Aparatur Sumbersuko Semprot Disinfektan di Sejumlah Fasilitas Publik

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Aparatur Sumbersuko sepakat akan melaksanakan penyemprotan Disinfektan di seluruh tempat ibadah dan perantoran, maupun fasilitas publik lainnya yang ada di wilayah Kecamatan Sumbersuko.

Kesepakatan tersebut diambil dari hasil Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Camat Sumbersuko Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (17/3/2020).

Saat ditemui usai kegiatan tersebut, Danramil 0821/19 Sumbersuko Kapten Inf Hari Suhadiono mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan rakor tersebut, segenap aparatur sepakat untuk mengambil tindakan preventif dalam mengantisipasi Covid-19.

Hari juga mengatakan, sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas melaksanakan pembinaan wilayah, pihaknya berkewajiban membantu Pemerintah Daerah dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, agar tidak menjadi wabah di masyarakat.

“Sesuai hasil kesepakatan, melalui aparatur desa, secara serentak kita akan melaksanakan penyemprotan tempat ibadah, kantor maupun fasilitas publik yang ada di wilayah Kecamatan Sumbersuko,” ujarnya.

Selain itu Dia juga menyampaikan, tidak hanya melakukan penyemprotan disinfektan kepada tempat ibadah dan perkantoran saja, secara intens juga akan dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang Covid-19 dan upaya mengantisipasi penyebarannya.

Dia berharap, agar masyarakat turut berperan aktif dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 tersebut, terutama bagi yang sudah memiliki pegetahuan dan pemahaman tentang virus tersebut, untuk disampaikan kepada masyarakat yang ada di sekitarnya.

“Mari kita satukan tujuan untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 ke wilayah Kabupaten Lumajang terutama Kecamatan Sumbersuko,” pungkasnya. (Pendim0821/Phie).
Share:

Wujudkan Wilayah Aman, TNI-Polri di Lumajang Komsos dengan SKD dan Masyarakat

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk mengoptimalkan keamanan dan kenyamanan di wilayah, TNI-Polri di Lumajang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan anggota Satgas Keamanan Desa (SKD) Bedayutalang, bertempat di Balai Desa Bedayutalang Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (17/03/2020) malam.

Saat kegiatan tersebut, Serda Aryono selaku Babinsa menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk kegiatan Aparatur Teritorial (Apter) dalam pembinaan wilayah, yang rutin dilaksanakan oleh Babinsa dalam membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.

Lanjut dia, secara teknis, SKD bertugas membantu pemerintah desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di desa agar selalu dalam keadaan kondusif, yang langsung berada di bawah komando kepala desa.

"Menjaga keamanan dan ketertiban wilayah agar tetap kondusif, bukan hanya tugas tanggung jawab Aparat keamanan saja, tetapi peran aktif masyarakat dengan aparat keamanan dan aparat pemerintahan sangat diperlukan, agar wilayah yang kondusif dapat terwujud," ujarnya.

Sementara itu, Johan Bayu Selaku Seketaris Desa ( Sekdes ) mengatakan, bahwa warga dan perangkat desa mempunyai peran aktif dalam menciptakan keamanan desa, karena keamanan dan kenyamanan merupakan tanggung jawab bersama.

"Saya harap, semua elemen dapat bersinergi untuk mewujudkan wilayah yang aman, yakni dengan mengaktifkan kembali dan lebih mengoptimalkan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan)," harapnya. (Pendim 0821/Pri)
Share:

Selasa, 17 Maret 2020

Antisipasi Covid-19, Tiga Pilar Lumajang Semprotkan Disinfektan di Ponpes Darul Mukhlisin

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, Tiga Pilar Kecamatan Lumajang melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mukhlisin, di Kelurahan Citrodiwangsan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (16/3/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Danramil 0821/01 Lumajang Kapten Ony Ariyanto, S.H., menyampaikan, bahwa sesuai Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, selain melaksanakan tugas kemiliteran, pihaknya juga berkewajiban untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.

Lanju dia, selain menyemprotkan disinfektan di areal fasilitas umum, lingkungan tempat tinggal maupun tempat ibadah, menjaga kebersihan dan kesehatan dengan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga perlu dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan terjangkit virus Covid-19.

“Sebagai anggota TNI (Tentara Nasional Indonesia, red) yang bertugas di wilayah, kami siap bersinergi dengan jajaran aparatur yang lain dalam mencegah penyebaran virus Covid-19, terutama di wilayah Kecamatan Lumajang,” ujarnya.

Semetara itu, Camat Lumajang Abdul Basar menerangkan, bahwa kegiatan penyemprotan disinfektan di lingkungan Ponpes Darul Mukhlisin tersebut merupakan wujud tindakan nyata dalam mencegah penyebaran virus Covid-19.

Ia juga menerangkan, kegiatan tersebut merupakan langkah awal yang nantinya akan dilanjutkan ke fasilitas umum yang lain secara bertahap, serta mensosialisasikan kepada masyarakat melalui perangkat desa dan keluarahan yang ada di wilayah Kecamatan Lumajang.

“Segenap jajaran Aparatur di wilayah Kecamatan Lumajang akan berkoordinasi dan bersinergi dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang upaya pencegahan terjangkit virus Covid-19, salah satunya dengan membudayakan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Senin, 16 Maret 2020

TNI-Pemdes dan Masyarakat Desa Banyuputih Kidul Membersihkan Drainase

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk mewujudkan Desa Banyuputih Kidul selalu bersih, sehat, rapi dan indah (berseri), Babinsa bersama pemerintah desa dan masyarakat melaksanakan karya bakti membersihkan irigasi, di Dusun Krajan 1 RT 003 RW 001 Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (15/3/2020).

Babinsa Banyuputih Kidul Koramil 0821/12 Jatiroto Serka Abdulrohman Wahid saat kegiatan tersebut mengatakan, bahwa dalam menghadapi musim hujan, kebersihan lingkungan terutama irigasi dan drainase perlu di bersihkan serta dijaga, agar dapat mengalirkan air dengan lancar.

“Untuk mewujudkan desa berseri bukan hanya tanggung jawab aparat desa saja, tetapi juga diperlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat yang ada di desa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan I Desa Banyuputih Kidul Sutrisno mengungkapkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kelestarian dan kelancaran irigasi agar tidak tersumbat dan menyebabkan luapan air yang dapat menggenangi pemukiman masyarakat.

Ia juga mengungkapkan, kegiatan bersama tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat, tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sungai.

“Terima kasih kepada TNI (Tentara Nasional Indonesia, red) dan masyarakat serta pihak yang telah mendukung dan membantu kegiatan ini. Semoga upaya menciptakan Desa Banyuputih Kidul untuk menjadi desa berseri dapat terwujud," pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Tunjang TMMD ke-108, TNI-Pemerintah dan Masyarakat di Lumajang Siapkan Pondasi Jalan dan Jembatan

Lumajang, Pendim 0821 - Guna menunjang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke - 108 pada Juli 2020 mendatang, Personel Kodim 0821 bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan masyarakat terus berupaya menyelesaikan pembuatan pondasi jalan dan jembatan, yang berada di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (16/3/2020).

Ditemui di lokasi kegiatan, Danramil 0821/03 Senduro Kapten Inf Hasanudin menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal penyiapan sasaran TMMD ke-108 Kodim 0821 Lumajang.

Lanjut dia, TMMD merupakan operasi Bakti TNI yang merupakan program terpadu lintas sektoral, yang melibatkan seluruh komponen bangsa dan dilaksanakan secara terpadu bersama masyarakat.

"Sesuai Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 7 Ayat (2) poin (b.9), Tentara Nasional Indonesia selain melaksanakan tugas kemiliteran, juga berkewajiban membantu tugas pemerintah di daerah, salah satunya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui terwujudnya pembangunan yang adil dan merata sampai ke pelosok desa," ujarnya.

Selain itu, disampaikan Hasanudin, bahwa dalam kegiatan yang termasuk rangkaian Pra TMMD tersebut, personel dan masyarakat melaksanakan penyiapan material batu dan pasir sebagai pondasi jalan dan jembatan.

Dirinya berharap, agar pelaksanaan TMMD ke-108 tahun 2020 tersebut dapat memberikan manfaat yang dapat menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Pandansari, serta memupuk dan mempererat kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.

"Mari kita satukan tekad dan tujuan, untuk menyukseskan TMMD ke-108 Kodim 0821 Lumajang pada Juli 2020 mendatang, sehingga pemerataan pembangunan dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata dapat segera terwujud di Kabupaten Lumajang," pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Masyarakat Lumajang Diimbau Jaga Kesehatan Diri dan Lingkungan

Lumajang, Pendim 0821 – Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E. mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, agar kesehatan selalu terjaga dan terhindar dari penyakit Corona.

“Agar tidak terjangkit virus Covid-19, masyarakat diharapkan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar, dengan membudayakan mencuci tangan dan melakukan penyemprotan Disinfektan sebagai langkah pencegahan,” ujar dia saat dimintai keterangan dalam kegiatan penyemprotan disinfektan, di Masjid Agung Anas Machfudz Lumajang, Jawa Timur, Senin (16/3/2020).

Fauzi juga menyampaikan, tidak hanya melaksanakan tindakan pencegahan saja, masyarakat juga diharapkan untuk menjaga kondisi badan agar selalu dalam keadaan sehat dan bugar, agar ketahanan tubuh dapat terpelihara.

“Tidak hanya tindakan pencegahan, tetapi menjaga kondisi tubuh dengan berolahraga secara rutin setiap hari perlu dilakukan, agar tubuh memiliki ketahanan dan kekebalan terhadap penyakit,” ujarnya.

Selain itu, disampaikan Fauzi, bahwa di samping melaksanakan upaya pencegahan di lingkungan kodim, pihaknya juga memerintahkan kepada Danramil jajaran untuk melakukan hal yang sama di lingkungan koramil masing-masing, serta berkoordinasi dan bersinergi dengan aparatur lainnya di wilayah, guna mensosialisasikan kepada masyarakat tentang penanganan dan upaya pencegahan terjangkit virus corona.

Dirinya juga berharap, agar upaya bersama tersebut dapat menghindarkan masyarakat Kabupaten Lumajang terhadap wabah penyakit corona yang saat ini melanda dunia.

“Semoga dengan upaya bersama, kita dapat mencegah wabah virus Corona menyebar di wilayah Kabupaten Lumajang,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG