Rabu, 01 Agustus 2018

Jaga Keamanan Bagi Pengguna Jalan, Prajurit Yon Zipur 5 Pasang Pagar Pembatas



Guna menghindari adanya hal yang tidak diinginkan bagi warga pengguna jalan yang baru dilaksanakan tahap pengecoran, personel Yon Zipur 5 membuat pagar pembatas pada jalan sekitar jembatan yang merupakan program utama sasaran dari TMMD 102 di wilayah dusun Jabon desa Pasrujambe kecamatan Pasrujambe kabupaten Lumajang, Rabu (1/8/2018)

Meskipun hanya terbuat dari bambu namun fungsi yang diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi warga setempat sebagai upaya untuk mengantisipasi keselamatan para pengguna jalan yang melintas.

Kopda Tugiman salah satu dari personel mengatakan, pembuatan pagar pembatas pada jalan yang ada didekat jembatan memiliki fungsi untuk memberikan rasa aman  bagi warga yang melintasi jalan tersebut.

“Upaya tersebut dilakukan karena kondisi jalan yang berada ditikungan memiliki tingkat kecuraman yang cukup dalam sehingga membahayakan bagi warga pengguna, meski sekedar terbuat dari bambu setidaknya bisa dimanfaatkan untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Kopda Tugino.

“Kepada warga masyarakat juga dihimbau agar selalu hati-hati dan waspada serta tetap mengutamakan faktor keamanan, tidak perlu terburu-buru cepat sampai tujuan namun mengabaikan faktor keselamatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Share:

Bekerja Dan Beramal, Dua Sasaran Yang Dicapai Dalam TMMD 102


Program TMMD 102 tahun 2018 di wilayah Kabupaten Lumajang Yang Berlokasi Di Dusun Jabon dan Tulungrejo Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe sudah menuntaskan beberapa sasaran fisik yang telah dicapai.

Salah satunya adalah program jalan tembus  menghubungkan antara dua dusun, tahap yang dilaksanakan sudah menuntaskan sasaran sampai pada ujung jalan dan berlanjut pada jalan yang berada dikawasan pemukiman warga Dusun  Tulungrejo, Rabu (1/8/2018)

Kapten Czi Ketut Sudiarta Danki Satgas TMMD 102 mengatakan, tahap pengecoran jalan tembus yang menghubungkan antara dua dusun saat  ini sudah menuntaskan sasaran diujung jalan dan diteruskan pada sasaran jalan yang mengarah pada tempat pemukiman warga.

Lebih lanjut Perwira yang menjabat sebagai Danramil 0821/14 Pronojiwo menyampaikan, program yang saat sudah memasuki lokasi pemukiman warga berupaya untuk membuatkan sarana jembatan dihalaman rumah yang tidak memiliki sarana tersebut agar masyarakat juga merasakan sentuhan bantuan secara langsung dari program yang saat ini masih berlangsung.

"Kondisi parit yang ada di halaman rumah warga membuat mereka membuat jembatan masing-masing dihalamannya, sebagaian ada yang sudah tidak layak karena hanya terbuat dari kayu dan sudah rusak karena lapuk", imbuhnya.

“Personel yang ada dilokasi juga sudah berinisiatif dengan mengganti papan yang lebih baik sekaligus melakukan pengecoran untuk membuat sarana jembatan gorong-gorong milik warga menjadi bisa difungsikan dengan layak,” lanjutnya

“Program pun tercapai berjalan dengan lancar, bantuan yang kita berikan berupa pembuatan jembatan gorong-gorong bagi yang belum memiliki juga sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai wahana untuk beramal bakti kepada rakyat,” pungkas Kapten Ketut.
Share:

Sarana Jalan Tembus Yang Memberikan Arti Tersendiri Bagi Seluruh Masyarakat



Program jalan tembus yang menghubungkan antara dusun Jabon dan Tulungrejo desa Pasrujambe kecamatan Pasrujambe kabupaten Lumajang pada program TMMD 102 tahun 2018 memberikan makna dan arti tersendiri bagi seluruh kalangan masyarakat setempat, Rabu (1/8/2018)

Sukacita yang dirasakan oleh warga masyarakat tidak hanya dari para petani yang memiliki lahan kebun disekitar jalan maupun warga yang beraktifitas mencari dedaunan sebagai pakan ternak, namun seluruh lapisan masyarakat yang ada diwilayah tersebut termasuk diantaranya adalah para siswa SD yang ada disekitar program tersebut.

Puluhan Siswa SD Pasrujambe 09 beserta para guru pengajarnya ingin merasakan sensasi dari program jalan yang baru dilaksanakan pengecoran dengan memanfaatkan sebagai sarana latihan gerak jalan persiapan perlombaan Agustusan mendatang.

Suhini (42), salah satu guru pengajar SDN Pasrujame 09 yang juga warga dusun Tulungrejo menuturkan, sengaja anak-anak saya ajak latihan ditempat ini bertujuan untuk mengenalkan program TMMD 102 yang sudah dilakukan oleh TNI  dalam rangka membangun desa mewujudkan kesejahteraan ditengah masyarakat.

“Dengan sarana seperti ini secara tidak langsung para siswa dapat mengetahui bahwa TNI juga mempunyai tugas yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dengan membangun sarana dan prasarana yang sangat di butuhkan oleh  rakyat sebagai sarana transportasi yang sangat memiliki arti bagi warga untuk kemajuan bersama,” terangnya.

“Terimakasih kepada TNI,  kami mewakili aspirasi dari sebagaian elemen masyarakat merasa sangat bangga dan senang dengan adanya program pembangunan yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat sehingga dengan adanya sarana transportasi perekonomian warga masyarakat desa Pasrujambe juga akan semakin berkembang,” pungkas Suhini.

Share:

Bukan Hanya Warga Desa Pasrujambe, Manfaat Jalan Tembus Juga Dirasakan Oleh Warga Luar Daerah


Program TMMD 102 di wilayah Kabupaten Lumajang yang dipusatkan di Dusun Jabon dan Tulungrejo Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe dengan sasaran utama membangun sarana jalan tembus yang menghubungkan antara kedua dusun sudah hampir menyelesaikan target yang diharapkan, Rabu (1/8/2018)

Program yang masih terus berjalan tersebut sudah memberikan manfaat bagi warga masyarakat sekitar sebagai sarana transportasi untuk beraktifitas sehari-hari, bahkan warga diluar wilayah sekalipun sudah merasakan dari hasil capaian yang masih belum usai dibangun.

Mohamad Sholeh (65), salah satu warga Desa Kandang Tepus Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang yang berprofesi sebagai ahli pengobatan alternatif keliling di wilayah Desa Pasrujambe juga merasakan manfaat dari program jalan tembus dari sasaran TMMD 102 tahun 2018.

"Sebagai warga saya sangat mengucapkan ungkapan terimakasih yang tak terhingga atas segala pengorbanan dan pengabdian yang sudah dilakukan oleh TNI, jalan yang saat ini sudah dikerjakan memberikan banyak manfaat yang luar biasa bagi masyarakat, bahkan bukan warga disini saja, masyarakat luar daerah seperti saya juga merasakan sarana yang sangat efektif,” tuturnya.

“Selama ini saya harus menempuh jarak yang lumayan jauh jika mau ke dusun Tulungrejo, memutar jalur melewati dusun Tawon Songo dengan jarak 3,5 km,  namun dengan akses jalan ini cukup menempuh jarak 700 m sudah sampai tujuan, sangat efektif jarak maupun waktunya,” terang Soleh.

“Mudah-mudahan dengan sarana transportasi yang lancar, aktivitas pekerjaan pun semakin meningkat untuk dapat memajukan taraf kehidupan masyarakat di bidang perekonomian guna mewujudkan kesejahteraan warga yang terus semakin berkembang,” pungkasnya.
Share:

Meski sederhana, Namun Manfaat Bagi Kami Sungguh Bermakna


Itulah sekelumit kalimat yang mungkin ada di dalam hati Paimin (50) dan Misdah (42) pasangan suami istri yang tinggal di wilayah RT 07 RW 07 Dusun Jabon Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Rabu (1/8/2018)

Kedua pasangan keluarga tersebut merasakan kebahagiaan tersendiri dengan adanya sarana baru berupa MCK yang sudah dibuat oleh Satgas TMMD 102 dari SST Kodim 0821 yang menempati rumahnya selama pelaksanaan TMMD 102.

"Alhamdulillah berkat adanya kepedulian bapak-bapak TNI yang melaksanakan TMMD di wilayah Dusun Jabon, keluarga kami sudah memiliki sarana kamar mandi sekaligus WC sebagai sarana sanitasi yang lebih layak bagi kami sekeluarga", tutur Misdah.

Ia juga menambahkan, sebelum ada Satgas TMMD yang menempati rumahnya, sarana MCK yang kami miliki sangat tidak layak, kamar mandi yang ada hanya terbuat dari drum bekas yang ditutup dengan banner bekas dan WC untuk keluarga sangat tidak layak digunakan sebagai sarana sanitasi.

“Terimakasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah peduli terhadap kami sekeluarga, mudah-mudahan atas segala pengorbanan yang sudah dilakukan selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT,”  harap Misdah.

Sementara itu Sertu Sutaryo, personel Satgas TMMD 102 dari Kodim 0821 mengungkapkan, sarana yang kami buat bersama dengan seluruh tim kerja merupakan bentuk kepedulian terhadap pak Paimin dan keluarganya yang tidak memiliki sarana kamar mandi dan WC yang layak.

“Memanfaatkan waktu luang yang ada, sedikit demi sedikit kami kerjakan saat usai melaksanakan program dilokasi hingga saat ini sarana tersebut bisa digunakan, meski sangat sederhana namun tempat tersebut sudah layak untuk digunakan oleh seluruh keluarganya,”  pungkas Sertu Sutaryo.
Share:

Bina Kedisiplinan, Satgas TMMD 102 Lumajang Sempatkan Latih PBB Siswa


Guna mendidik dan menyiapkan mental generasi muda untuk lebih disiplin dan memiliki jiwa kebersamaan, di sela pelaksanaan kegiatannya personel Satgas TMMD 102 Lumajang menyempatkan diri memberikan latihan PBB kepada siswa SD Negeri 5 Pasrujambe yang sedang berlatih gerak jalan untuk persiapan mengikuti lomba di Bulan Agustus mendatang, Selasa (1/8/2018).

Kopda Boyong, personel Satgas TMMD 102 Lumajang yang memberikan latihan PBB mengatakan penyiapan fisik, mental dan kedisiplinan generasi muda bukan hanya tugas pihak sekolah saja tetapi semua pihak ikut andil didalamnya.

"Sebagai aparat kita wajib memberikan pemahaman dan pengertian kepada siswa tentang tata cara PBB yang benar agar keserasian dan kekompakan terbina sehingga kedisiplinan dalam suatu kelompok dapat tercipta," jelasnya.

Ditambahkan oleh Kopda Boyong, apa yang kita lakukan ini merupakan upaya mewujudkan tema dari pelaksanaan TMMD 102 tahun 2018 yang bertujuan untuk membentuk karakter generasi milenial sehingga sasaran dari pelaksanaan TMMD 102 tahun 2018 ini adalah semua lapisan masyarakat di segala bidang.

"Semoga apa yang telah dilaksanakan oleh Satgas TMMD 102 Lumajang dapat memenuhi harapan dari komando atas serta dapat membatu pemerintah daerah dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat sampai ke pelosok desa," pungkas Kopda Boyong.
Share:

Tinggalkan Kenangan, Personel Satgas TMMD 102 Lumajang Percantik Rumah Warga


Guna memberikan kenangan kepada pemilik rumah yang ditempati Kopda Nelson Mika Naihoma, personel Satgas TMMD 102 Lumajang yang berasal dari kesatuan Yonif 527/BY bersama dengan rekan-rekannya melaksanakan pengecatan rumah yang mereka tempati untuk menginap, Rabu (1/8/2018).

Johan Martoni (25), pemilik rumah yang masih membujang dan bekerja sebagai buruh pabrik itu tak menyangka kalau rumahnya akan di cat oleh Satgas TMMD 102 yang tinggal di rumahnya.

“Saya tidak tahu kalau rumah saya akan di cat oleh bapak-bapak TNI yang menginap di rumah saya,” katanya.

“Saya hanya seorang buruh pabrik dan belum berkeluarga sehingga rumah yang saya tempati kurang terpelihara, yang penting cukup untuk tempat tinggal,” tuturnya.

“Terima kasih Bapak TNI yang telah merawat dan menjadikan rumah saya lebih baik dan nyaman, saya berharap kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin dalam waktu singkat ini tidak putus meskipun pelaksanaan program TMMD di Desa Pasrujambe ini sudah berakhir,” ucapnya penuh harap.

Sementara itu Kopda Nelson saat ditemui Tim Pendim 0821 mengatakan bahwa apa yang dilakukan ini merupakan ungkapan rasa terima kasihnya kepada pemilik rumah yang telah bersedia menerima dan memberikan tempat bagi diri dan teman-temannya untuk beristirahat selama pelaksanaan TMMD 102 di Desa Pasrujambe.

“Rumah ini sudah kami anggap sebagai rumah kami sendiri, jadi sudah menjadi kewajiban kami untuk merawat dan menjadikannya lebih nyaman dan indah,” tuturnya.

“Bagi kami, sebagai anggota TNI dimanapun berada harus bisa membaur dan menjalin persahabatan dan persaudaraan dengan masyarakat sekitar sehingga hubungan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat menjadi semakin erat,” pungkas Kopda Nelson. 
Share:

Ungkapan Rasa Terima Kasih Kepada Warga, Satgas TMMD 102 Lumajang Buatkan Kamar Mandi



Sebagai wujud ungkapan rasa terima kasih kepada pemilik rumah yang mereka tempati, Satgas TMMD 102 Lumajang berupaya untuk memberikan kenang-kenangan yang bermanfaat bagi pemilik rumah.

Berbagai apresiasi sebagai ungkapan terima kasih Satgas TMMD 102 Lumajang bagi pemilik rumah dilakukan, seperti yang dilakukan di rumah Saiman, warga Dusun Tulungrejo RT 04 RW 11 Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Rabu (01/08/2018).

Personel Satgas yang menempati rumah Saiman berupaya membangun fasilitas yang diperlukan di rumah tersebut antara lain jembatan dan kamar mandi.

Menurut Sertu Mudidi Maghfur, salah satu personel Satgas TMMD 102 Lumajang yang menginap disana mengatakan apa yang kita lakukan ini sebagai wujud rasa terima kasih kami kepada tuan rumah yang telah menyediakan tempat dan hidangan bagi kami.

“Mungkin apa yang kami berikan ini tidak seberapa jika dibandingkan dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan kepada kami, namun kami berharap apa yang kami lakukan ini dapat memberikan manfaat kepada pemilik rumah beserta keluarganya,” tutur Sertu Mudidi.

Di lain pihak, Wiji (41) istri dari Saiman mengucapkan rasa terima kasih kepada personel satgas TMMD 102 yang telah membuatkan jembatan dan kamar mandi bagi keluarganya.

Dirinya mengungkapkan bahwa selama ini jembatan di depan rumahnya hanya terbuat dari kulit batang pohon kelapa yang ditata sebagai jembatan serta kamar mandi yang hanya terbuat dari drum di luar rumah yang tertutup dengan kain.

“Terima kasih Bapak TNI yang dengan tulus membuatkan jembatan dan kamar mandi, ini akan menjadikan kenangan yang selalu bermanfaat bagi keluarga saya,” ungkapnya polos.

Share:

Wujud Apresiasi Terhadap Warga, Satgas TMMD 102 Lumajang Rabat Jalan Desa



Sebagai wujud kepedulian dan apresiasi terhadap warga, Personel Satgas TMMD 102 Lumajang melaksanakan pengecoran jalan desa sepanjang 30 meter yang berada di Dusun Tulungrejo RT 04 RW 11 Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Rabu (1/8/2018).

Menurut Danki SSK TMMD 102 Lumajang Kapten Czi I Ketut Sudiarta, pelaksanaan rabat jalan desa ini merupakan wujud apresiasi terhadap warga Dusun Tulungrejo yang sudah berperan aktif dalam pelaksanaan TMMD 102 Lumajang khususnya dalam pengecoran jalan tembus antara Dusun Jabon dan Tulungrejo.

“Jalan yang kita rabat ini merupakan jalan desa yang kondisinya rusak parah dan harus ekstra hati-hati untuk melewatinya,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kapten Ketut bahwa di samping sebagai wujud apresiasi terhadap warga pelaksanaan pengecoran ini juga bertujuan untuk memenuhi harapan warga yang berharap adanya perbaikan jalan yang layak bagi warga.

“Semoga dengan pelaksanaan ini dapat menunjang kelancaran aktivitas warga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Saiman, salah satu warga Dusun Tulungrejo RT 04 RW 11 Desa Pasrujambe mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Satgas TMMD 102 Lumajang yang telah memenuhi harapan warga untuk memperbaiki jalan yang rusak.

“Terima kasih Bapak TNI, semoga apa yang telah dilakukan dicatat sebagai amal ibadah oleh Allah SWT,” pungkasnya singkat.

Share:

Ciptakan Lingkungan Asri, Satgas TMMD 102 Lumajang Bersama Warga Tanam Polibag


Guna menciptakan lingkungan yang asri, Satgas TMMD 102 Lumajang ajak warga untuk menanam tanaman dalam polibag di depan rumah.  Seperti yang dilakukan oleh Pelda Juhar bersama dengan Kateni (60) warga Dusun Tulungrejo RT 04 RW 11 Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe Kabupaten Lumajang, Rabu (1/8/2018).

Menurut Pelda Juhar, penanaman tanaman dalam polibag ini merupakan saah satu upaya untuk menambah keasrian lingkungan rumah sehingga lebih sejuk dipandang mata.

“Kita ajak warga untuk menanam tanaman dalam polibag khususnya tanaman sayuran karena udara di wilayah Desa Pasrujambe ini sangat cocok untuk perkembangan tanaman jenis sayuran,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Pelda Juhar, penanaman dalam polibag ini disamping untuk menambah keasrian lingkungan rumah juga bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang sempit agar tetap bisa menghasilkan sehingga menambah pendapatan warga.

“TNI dimanapun berada harus bisa menjadi pelopor bagi warga setempat untuk menciptakan perubahan yang lebih baik,” tuturnya.

Sementara itu Kateni yang setiap hari bekerja sebagai petani juga mengatakan bahwa apa yang disarankan oleh Bapak Tentara dalam penanaman sayuran di polibag merupakan suatu cara yang bagus untuk memanfaatkan lahan yang sempit.

“Saya sangat mendukung dengan apa yang disarankan oleh Bapak TNI karena dengan polibag warga dapat mengurangi pengeluaran dengan memanfaatkan lahan yang tidak begitu luas serta dapat menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri,” pungkas kateni sambil melanjutkan menanam sayuran jenis sawi.
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG