Jumat, 08 Januari 2021

TNI dan Masyarakat Normalisasi Saluran Irigasi Sekunder di Desa Pandanwangi

Lumajang, Pendim 0821 – Sebagai upaya menjaga kebersihan saluran irigasi, Personel Koramil 0821/10 Tempeh dan masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bakti membersihkan sungai/normalisasi saluran Irigasi sekunder, di Dusun timur sawah Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Jumat (8/1/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Komandan Koramil 0821/10 Tempeh Kapten Inf Wahyutomo mengatakan, bahwa sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas melaksanakan pembinaan wilayah, harus dapat menjadi contoh dan pelopor bagi usaha-usaha yang dapat mengatasi kesulitan masyarakat disekitarnya.

Lanjut dia, dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang kokoh kuat, anggota  Koramil  0821/10 Tempeh bersama Himpunan Petani  Pemakai Air (HIPPA), kelompok tani dan masyarakat melaksanakan Karya Bakti Normalisasi saluran irigasi sekunder, dengan bergotong-royong  membersihkan saluran irigasi sepanjang lebih kurang 400 meter.

“Dalam karya bakti ini, kami bersama petani yang tergabung dalam HIPPA mengatur penggunaan air agar lebih efektif dan berdaya guna, sehingga nantinya petani dapat mengatur penggunaan air irigasi sehingga dapat dimanfaatkan secara merata, dan kondisi salurannya menjadi bersih,” kata dia.

Menurutnya, keterlibatan jajaran Koramil 0821/10 Tempeh memang sudah selayaknya turut memotivasi petani, sehingga dapat membantu  petani dalam rangka untuk mendukung  pemerintah, program  ketahanan pangan yang berada di kecamatan Tempeh.

“Kami harap, dengan dilakukannya karya bakti membersihkan saluran air sekunder ini, mudah-mudahan air yang mengairi lahan persawahan secara merata, sehingga para petani dapat menghasilkan panen sesuai dengan yang diharapkan,” harapnya. (Pendim 0821/Pri)
Share:

Dandim 0821 Lumajang Harapkan Sinergisitas TNI-Polri Tetap Terjalin Solid dan Mantap

Lumajang, Pendim 0821 - Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. mengharapkan, sinergisitas TNI - Polri yang selama ini telah terjalin erat, ke depan dapat menjadi lebih solid dan mantap.

"Ke depan, sinergisitas antara TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Lumajang dapat terjalin lebih solid, agar dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan keamanan wilayah yang dapat menunjang upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya saat dimintai keterangan usai menghadiri acara Kenal Pamit Kapolres Lumajang, bertempat di Mapolres Lumajang, Jawa Timur, Jumat (8/1/2021).

Andi juga menyampaikan, bahwa sebagai bagian dari aparatur kewilayahan yang juga bertugas sebagai mitra kerja bagi pemerintah daerah, pihaknya akan selalu siap membantu dan mendukung kebijakan yang telah direncanakan oleh pemerintah daerah.

“Dengan terpeliharanya keamanan wilayah, maka setiap program yang telah direncanakan pemerintah daerah dapat berjalan dengan lancar, sehingga upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” kata dia.

Selain itu, dikatakan Andi, bahwa saat ini Kabupaten Lumajang berada di zona orange penyebaran Covid-19, sehingga perlu penanganan serius untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Dirinya berharap, dengan pergantian pejabat baru di jajaran Polres Lumajang tersebut, dapat memberikan suasana baru yang dapat memantapkan sinergisitas TNI-Polri dan jajaran aparatur yang lain, sehingga permasalahan yang terjadi di wilayah dapat segera teratasi.

“Selamat datang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si. sebagai Kapolres yang baru, semoga dapat segera menyesuaikan diri dengan jajaran aparatur yang lain, dan selamat jalan kepada AKBP Deddy Foury Millewa, S.H., S.I.K., M.I.K., semoga sukses selalu menyertai di tempat tugas yang baru,” pungkasnya. (Pendim0821/Phie)
Share:

Kamis, 07 Januari 2021

Genjot Hasil Produksi Pertanian, TNI dan Masyarakat Desa Pasirian Bangun Saluran Irigasi Tersier

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya meningkatkan hasil produksi pertanian, Babinsa Pasirian Koramil 0821/08 Pasirian turut membantu pembangunan Saluran Irigasi Tersier (SIT) di Dusun Gaplek Desa Pasirian Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (7/1/2021).

Saat kegiatan tersebut, Babinsa Pasirian Serma Sudjimun mengatakan, bahwa permasalahan yang selalu dihadapi petani saat musim kemarau adalah sulitnya memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian.

Menurut dia, sebagai aparatur kewilayahan, selain melaksanakan pembinaan wilayah, juga bertugas sebagai mitra kerja kepala desa, untuk itu pihaknya siap membantu mengatasi permasahan yang terjadi di wilayah binaan.

"Dengan dibangunnya SIT ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan kekurangan air bagi lahan pertanian di Desa Pasirian, sehingga dapat menunjang upaya peningkatan hasil panen petani," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasirian Sugeng menerangkan, bahwa petani sering mengeluhkan lahan pertaniannya kekurangan air, sehingga pemerintah desa bersama babinsa berupaya untuk mengatasi hal tersebut.

Ia juga menerangkan, pembangunan SIT yang dilakukan tersebut sepanjang 300 meter, sehingga diharapkan dapat menambah debit air yang dialirkan, dan saat musim hujan, air dapat dialirkan dengan lancar dan tidak sampai menggenangi lahan petani.

"Terima kasih kepada babinsa yang telah aktif membantu dan mendukung program pemerintah desa yang telah direncanakan, semoga hasil pertanian Desa Pasirian dapat lebih meningkat dan dapat menunjang peningkatan kesejahteraan petani," pungkasnya  (Pendim 0821/Phie)
Share:

Keluarga Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Diminta Disiplin Diri selama Isolasi Mandiri

Lumajang, Pendim 0821 - Babinsa Merakan Koramil 0821/20 Padang Serka Farid meminta, agar anggota keluarga pasien terkonfirmasi Covid-19 untuk tidak kontak langsung dengan orang sekitar selama pelaksanaan isolasi mandiri.

“Kami harap, seluruh anggota keluarga pasien terkonfirmasi covid-19 untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, dan tidak melaksanakan aktivitas diluar rumah hingga dinyatakan negatif,” ujar dia saat mendampingi Tim Kesehatan Covid-19 melaksanakan tracking terhadap keluarga dari pasien yang telah diduga Covid-19 di Desa Merakan Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, Rabu (6/1/2021).

Farid juga menyampaikan, bahwa pentingnya melakukan tracking untuk menelusuri jejak kontak antara pasien yang telah diduga positif Covid-19, dengan orang yang berada di sekitarnya.

“Upaya melakukan tracking ini perlu dilakukan agar pasien tidak semakin bertambah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Farid juga berpesan kepada warga untuk wajib melakukan monitoring kondisi tubuh, apabila mengalami gejala seperti batuk dan sesak bisa langsung menghubungi layanan kesehetan terdekat.

“Tim medis dalam hal ini akan langsung melakukan pengawasan selama menjalani isolasi mandi,” pesannya.

Sementara itu, Perawat Puskesmas Kecamatan Padang Mufidatus Salamah S. Kep. Ners., mengatakan, bahwa pelaksanakan tracking test terhadap keluarga pasien covid-19 bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Padang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kesehatan keluarga pasien demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Semoga selama proses isolasi mandiri keluarga pasien tidak ada gejala covid-19 sehingga setelah 14 hari dapat melaksanakan aktivitas kembali seperti biasa,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Rabu, 06 Januari 2021

Masyarakat Diajak Tanam Bibit Pohon untuk Jaga Kelestarian Hutan Lindung

Lumajang, Pendim 0821 – Danramil 0821/14 Pronojiwo Kapten Inf Dedy Siswantono meminta, agar masyarakat untuk ikut peduli terhadap areal hutan lindung, dengan melaksanakan kegiatan penanaman kembali areal hutan yang gundul.

“Untuk menunjang terwujudnya kelestarian alam, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepedulian diri terhadap areal hutan lindung, dengan rajin menanam berbagai macam jenis pohon di lokasi hutan yang gundul, agar dapat memberikan manfaat sampai anak cucu kelak,” ujar dia dalam kegiatan penghijauan di wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru, Dusun Sumbersari Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (6/1/2021).

Dedy juga menyampaikan, bahwa banyak pohon yang tumbang akibat erupsi Gunung Semeru. Oleh karena itu, pihaknya siap membantu melaksanakan penanaman kembali hutan yang terdampak, agar kelestarian alam tetap terjaga.

“Melaksanakan reboisasi (penanaman kembali hutan yang tandus, red) sangat penting dilakukan, agar kelestarian alam tetap terjaga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Rehabilitasi Lahan dan Pemberdayaan Manusia (Kasi RLPM) Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Ahmad Yani menerangkan, bahwa penanaman bibit pohon pasca erupsi Gunung Semeru diharapkan dapat mengembalikan kelestarian alam di wilayah lereng Gunung Semeru.

Lanjut dia, dalam kegiatan tersebut akan ditanam 45.010 bibit pohon yang terdiri dari bibit pohon sengon, bendo, durian, nangka, kayu putih, sirsak, dan pete, yang nantinya tersebar di areal lahan seluas 1 hektare.

“Peran serta masyarakat sangat diperlukan, agar bibit pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik, sehingga kelestarian alam lereng Gunung Semeru dapat terpelihara,” pungkasnya. (Pendim0821/Phie)
Share:

Babinsa Papringan Bersama Petani Kompak Basmi Hama Tikus

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya menekan populasi hama tikus sawah, Koramil 0821/05 Klakah bersama warga petani yang tergabung dalam kelompok tani melaksanakan pembasmian hama tikus dengan cara gropyokan bertempat di area persawahan Dusun Darungan Desa Papringan Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Rabu (6/1/2021).

Saat kegiatan tersebut, Babinsa Papringan Koramil 0821/05 Klakah Sertu Marjuki mengatakan bahwa, pengropyokan dilakukan agar serangan hama tikus dapat dikendalikan saat memasuki musim tanam dengan menyasar sejumlah lahan pertanian yang sebelumnya disinyalir terdapat banyak sarang tikus.

“Gropyokan hama tikus bersifat pengendalian rutin untuk meminimalkan dampak serangan selama musim penanaman padi. Meski serangan tikus belum mewabah, gropyokan perlu dilakukan agar populasi hama tikus dapat dikendalikan,” ucapnya.

Dia juga menambahkan, bahwa penanggulangan hama tikus dinilai lebih efektif apabila dilakukan pada awal musim tanam, sehingga dampak kerugian yang ditimbulkan di awal musim tanam akan lebih sedikit.

Lanjut dia, pihaknya akan terus membuka diri untuk membantu para petani. Tidak hanya pembasmian hama tikus, namun pihaknya juga siap membantu kegiatan petani lainnya seperti penyemprotan padi, membantu pemupukan dan kegiatan panen.

“Di sini kita akan terus hadir untuk memastikan petani dapat beraktivitas secara nyaman dan terselesaikan berbagai permasalahannya. Hal ini sekaligus untuk mendukung suksesnya program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala gabungan kelompok tani Santoso menyampaikan ucapan terima kasih kepada Babinsa Papringan yang telah bekerjasama dalam pemberantasan hama tikus.

Lanjut dia, serangan hama tikus sangat merugikan petani. Karena, tanaman yang diserang produksinya mengalami penurunan drastis.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah membantu kesulitan para petani. Semoga melalui gropyokan ini, pada musim tanam mendatang tidak ada lagi serangan hama tikus di lahan sawah warga sehingga panen padi kedepan bisa meningkat,” pungkasnya. (Pendim 0821/By)
Share:

Selasa, 05 Januari 2021

Masyarakat Diharapkan Beri Dukungan Moril untuk Keluarga Pasien Covid-19

Lumajang, Pendim 0821 – Babinsa Wonokerto Koramil 0821/04 Gucialit Koptu Mintarno mengharapkan, agar masyarakat memberikan dukungan moril kepada keluarga pasien Covid-19, sebagai upaya percepatan penyembuhan pasien.

“Tidak perlu dikucilkan, tetapi dukungan moril dari warga sekitar sangat diperlukan untuk menunjang kesembuhan pasien Covid-19 dan keluarganya,” ujarnya saat mendampingi petugas Puskesmas Gucialit yang sedang melaksanakan tracking di salah satu rumah warga, di Dusun Wonosari RT 004 RW 004 Desa Wonokerto Kecamatan Gucialit Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (5/1/2021).

Mintarno juga menyampaikan, bahwa upaya menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan, untuk itu pihaknya akan terus berupaya membantu pemerintah daerah untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah.

“Sebagai bagian dari aparatur kewilayahan, kita akan terus bersinergi dengan aparatur yang lain untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah, khususnya di Kecamatan Gucialit,” ujarnya.

Sementata itu, Perawat Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Kertowono sekaligus Pj Surveilans Puskesmas Gucialit, Putut Kurniawan, S. Kep., mengatakan, bahwa penerapan protokol kesehatan (prokes) hendaknya selalu dilakukan oleh masyarakat, sebagai salah satu upaya agar tidak terpapar Covid-19.

Lanjut dia, selain melaksanakan prokes, masyarakat juga diharapkan untuk secara rutin memeriksakan kesehatan ke Puskesmas maupaun klinik kesehatan yang lain, sehingga penanganan penyakit yang diderita dapat diatasi sejak dini.

“Untuk dapat mendeteksi secara dini, Pemeriksaan rutin sangat penting untuk dilakukan, sehingga dapat membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di wilayah,” pungkasnya. (Pendim0821/Phie)
Share:

Musim Hujan, Masyarakat Lumajang Diminta Jaga Kebersihan Sungai

Lumajang, Pendim 0821 - Kebersihan sungai hendaknya selalu dijaga, terutama saat musim hujan, agar aliran air tidak tersumbat dan tidak menyebabkan luapan air yang dapat menggenangi pemukiman masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Serka Imam Kudori selaku Babinsa Selokgondang saat kegiatan pembersihan sungai/normalisasi bersama masyarakat, di wilayah di Aliran Sungai di RT 010 RW 004 Dusun Krajan Kulon Desa Selokgondang Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Selasa (05/01/2021).

Imam juga menyampaikan, bahwa tumbuhan liar dan sampah yang ada di sepanjang aliran sungai akan menghambat aliran air sungai, sehingga kondisi sungai yang semula sempit dan dangkal  menjadi dalam kembali normal dan lebar.

Dengan normalisasi sungai, harapannya saat musim hujan seperti saat ini, arus air tidak tersendat, dengan begitu, air akan mengalir secara lancar dan semoga bisa mengurangi potensi banjir.

Ia menambahkan, bahwa tidak hanya melaksanakan pembersihan sungai saja, dalam kegiatan tersebut, pihaknya bersama perangkat desa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

"Menjaga kebersihan lingkungan perlu untuk dijaga, tetapi tetap menjalankan protokol kesehatan tetap harus dilakukan, agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kecamatan Lumajang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Selokgondang Masturi mengungkapkan, bahwa pihaknya berterima kasih banyak atas pendampingan Babinsa Selokgondang yang telah memberikan motivasi kepada masyarakat untuk melaksanakan karbak bersama sama dalam membersihkan sungai irigasi agar bisa mengalir lancar dan harapannya semoga ke depan bisa dilaksanakan di tempat lain.

Selain itu, dikatakan Masturi, dalam setiap pelaksanaan kegiatan kewilayahan, Perangkat desa bersama Babinsa  juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, agar kegiatan yang dilakukan tidak menjadi klaster penyebaran Covid-19.

"Jaga kelancaran saluran air, jaga kebersihan lingkungan, dan tetap jalankan protokol kesehatan di setiap aktivitas," pungkasnya. (Pendim0821/Pri)
Share:

Senin, 04 Januari 2021

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Aparatur Kecamatan Lumajang Himbau Pedagang dan Pengunjung Pasar Patuhi Prokes

Lumajang, Pendim 0821 - Untuk menekan angka penyebaran Covid 19 di wilayah Lumajang, Koramil 0821/01 Lumajang bersama Kelurahan Ditotrunan menghimbau kepada para pedagang dan pengunjung pasar untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan sadar akan bahaya Covid-19 bertempat di Pasar Krempyeng Kelurahan Ditotrunan Kecamatan Lumajang Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Senin (04/01/2021).

Saat kegiatan tersebut, Babinsa Ditotrunan Koramil 0821/01 Lumajang Serma Henry Sulistiawan menerangkan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menekan angka penyebaran covid 19 dan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah.

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa pihaknya bersama aparat kelurahan Ditotrunan tidak pernah bosan untuk mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Kita aparat kewilayahan tidak akan bosan untuk mengingatkan masyarakat  agar selalu mengikuti anjuran pemerintah tentang protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir)”, ucapanya.

Sementara itu, Lurah Ditotrunan Sudarwi menerangkan, bahwa selama melakukan himbauan protokol kesehatan, dirinya melakukan dengan cara pendekatan yang baik kepada masyarakat.

Dia berharap, dengan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus, masyarakat akan selalu membudayakan hidup bersih dan sehat dengan mengikuti anjuran  pemerintah, sehingga pandemi Covid 19 cepat berakhir.

“Semoga kesadaran masyarakat untuk melaksanakan prokes di setiap aktivitas dapat meningkat, sehingga penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir, khususnya diwilayah Kecamatan Lumajang,” pungkasnya. (Pendim0821/By).
Share:

Jumat, 01 Januari 2021

Antisipasi Klaster Baru, Tiga Pilar Lumajang Patroli Bersama di Malam Pergantian Tahun

Lumajang, Pendim 0821 – Guna mengantisipasi tumbuhnya klaster baru penyebaran Covid-19, Tiga Pilar Kabupaten Lumajang melaksanakan patroli bersama saat malam perayaan pergantian tahun di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (31/12/2020).

Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. saat ditemui di Makodim 0821 Lumajang usai melaksanakan patroli bersama menjelaskan, bahwa kegiatan patroli bersama tiga pilar tersebut sebagai upaya jajaran aparatur untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah.

Andi juga menyampaikan, bahwa sebagai bagian dari aparatur kewilayah, selain melaksanakan tugas kemiliteran, pihaknya juga berkewajiban membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera yang adil dan merata.

“Kita sebagai bagian dari aparatur kewilayahan, juga bertugas membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera, salah satunya dengan berupaya menekan penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Andi juga mengatakan, bahwa dalam pelaksanaan patroli bersama tersebut, selain menghentikan kegiatan masyarakat yang dapat menyebabkan kerumunan massa, petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan disiplin diri dalam menjalankan protokol kesehatan.

Dia berharap, malam perayaan tahun baru tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, sehingga masa pandemi yang saat ini dihadapi dapat segera berakhir.

“Malam perayaan tahun baru jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19, untuk itu kita berikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat agar meningkatkan disiplin diri dalam menjalankan protokol kesehatan di setiap aktivitas,” pungkasnya. (Pendim0821/By).
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG