Selasa, 05 Mei 2020

TNI Sukodono Sisihkan Pendapatan untuk Ponpes Khomsani Nur Desa Klanting

Lumajang, Pendim 0821 - Untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari di Ponpes Khomsani Nur Desa Klanting akibat Pandemi Covid-19, TNI Koramil 0821/02 Sukodono menyisihkan pendapatannya untuk diberikan kepada santi Ponpes Khomsani Nur dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadan 1441 H.

“Saat ini Pandemi Covid-19 juga melanda Indonesia, telah memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat sekitar, sehingga warga yang tidak mampu sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Jadi, kami menyisihkan pendapatan dari semua personil untuk membantu sesama yang membutuhkan,” kata Danramil 0821/02 Sukodono Kapten Inf Khoirul Anam saat menyalurkan bantuan sembako ke Ponpes Khomsani Nur yang merupakan Ponpes binaan Koramil Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020).

Khoirul Anam juga mengatakan, bahwa adapun bantuan yang disalurkan dirupakan dengan beras, makanan siap saji dan telur, dirinya berharap, bantuan yang diberikan tersebut dapat menyangga ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.

“Kami harap, pandemi Covid-19 dapat segera teratasi agar masyarakat dapat beraktivitas dengan normal seperti biasa, sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat kembali,” harapnya.

Pimpinan Ponpes HM. Agus Nur Majdi mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yg diberikan Koramil Sukodono, semoga Covid-19 ini segera berlalu agar situasi bisa normal seperti semula. (Pendim 0821/Pri)
Share:

Rabu, 29 April 2020

Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19, TNI Lumajang Gelar Bakti Sosial

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai wujud kepedulian TNI kepada masyarakat terdampak Covid-19, Koramil 0821/14 Pronojiwo menggelar bakti sosial pembagian paket sembako, yang bertempat di halaman Makoramil 0821/14 Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (28/4/2020).

Kepala Staf Kodim 0821, Mayor Inf Rinanto yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan upaya Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terdampak pandemi Covid-19 saat ini.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan, dalam melaksanakan kegiatan setiap hari, prajurit maupun masyarakat hendaknya selalu menjaga keamanan diri dengan menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) berupa masker dan sarung tangan (handscoon).

"Mewakili Komandan Kodim, saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forkopimca Pronojiwo yang telah bersinergi membantu masyarakat dalam mengatasi pandemi Covid-19 di wilayah," ujarnya.

Sementara itu, Danramil 0821/14 Pronojiwo Kapten Inf Ainur Rofiq, S.H., mengatakan, bahwa pandemi Covid-19 merupakan suatu tragedi kemanusiaan, untuk itu pihaknya mengajak masyarakat untuk saling peduli terhadap sesama.

Lanjut dia, kegiatan bakti sosial tersebut mengambil tema "TNI AD Peduli Covid-19 dan berbagi di bulan suci Ramadan 1441 Hijriyah" tersebut sebagai wujud kepedulian Tentara Nasional Indonesia (TNI) kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, dibagikan sebanyak 65 paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, gula merah dan telor asin, yang akan dibagikan kepada masyarakat di enam desa wilayah Kecamatan Pronojiwo.

"Semoga kegiatan ini dapat membantu mengurangi beban masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Pronojiwo di tengah pandemi Covid-19 saat ini," katanya.

Sementara, Camat Pronojiwo, Alfian juga mengajak masyarakat untuk lebih meningkatkan disiplin diri dalam menghadapi pandemi Covid-19, dengan selalu melaksanakan anjuran yang telah disampaikan oleh pemerintah.

“Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang telah membantu masyarakat Pronojiwo terdampak Covid-19 dengan membagikan paket sembako. Semoga pandemi yang kita hadapi bersama ini dapat segera teratasi, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar kembali,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Kamis, 23 April 2020

TNI Bersama Saka Wira Kartika Kwartir Ranting Sukodono Semprotkan Disinfektan di Fasilitas Publik

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, personil Koramil 0821/02 Sukodono bersama Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Sukodono melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan, di fasilitas umum yaitu Masjid, Mushola dan tiga sekolah di Desa Dawuhan Lor dan Desa Kutorenon Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (23/4/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kwartir Ranting Sukodono Kapten Inf Khoirul Anam menyampaikan, bahwa keterlibatan pramuka dalam upaya pencegahan dan antisipasi Covid-19 diharapkan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap wabah tersebut.

Lanjut dia, selain menyemprotkan disinfektan di areal fasilitas umum, lingkungan tempat tinggal maupun tempat ibadah dan sekolah, masyarakat diharapkan menjaga kebersihan dan kesehatan dengan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Pihaknya juga melakukan edukasi tentang penerapan pyshical distancing terhadap seluruh anggota Pramuka, ia mengungkapkan pramuka juga inten melakukan kampanye hidup sehat, cuci tangan, jaga jarak dan gerakan diam di rumah," katanya.

Dirinya berharap seluruh anggota Pramuka di Kwartir Ranting Sukodono mulai dari pembina, pelatih dan anggota peserta didik bahu-membahu membantu program pemerintah dalam memerangi penyebaran virus Covid-19. Pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Rabu, 22 April 2020

Antisipasi Peziarah Datang ke Makam Saat Awal Ramadan, TNI dan Pemeritah Desa Babakan Bersihkan TPU

Lumajang, Pendim 0821 - Untuk mencegah pendemi virus corona atau Covid-19, Babinsa Babakan Koramil 0821/20 Padang bersama Pemerintah Desa setempat melaksanakan kerja bakti pembersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan Desa Babakan Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/04/2020), dengan menerapkan social distancing atau jaga jarak.

Babinsa Babakan Serka Katijo dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan pembersihan makam dilaksanakan agar dapat mengurangi peziarah datang ke makam, pada saat awal bulan Ramadan untuk membersihkan makam, karena adanya virus corona yang menjadi pendemi di masyarakat saat ini.

Menurut dia, jika TPU tidak dibersihkan lebih dahulu, maka para peziarah akan datang untuk membersihkan makan, dan hal itu berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat di tempat pemakaman umum, maka akan rentan terhadap penyebaran virus corona.

“Harapan kami, agar masyarakat tidak perlu lagi datang ke TPU untuk membersihkan makam cukup berdoa dari rumah, sehingga anjuran pemerintah untuk stay at home atau tinggal di rumah dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Babakan Matasid menerangkan bahwa, untuk saat ini pembersihan fasilitas umum, seperti TPU dilaksanakan oleh Pemerintah Desa, TNI dan dibantu sebagian warga.

"Dengan hadirnya perangkat desa dan Babinsa yang membersihkan makam, maka ahli waris tidak perlu lagi datang untuk membersihkannya, sehingga resiko penyebaran virus corona dapat dikendalikan," terang dia.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi yang di berikan Babinsa Babakan yang selalu hadir di dalam kesulitan warganya.

"Kami atas nama warga Desa Babakan menyampaikan terima kasih kepada Babinsa yang selalu aktif dalam membantu dan mendukung setiap kegiatan di wilayah Desa Babakan, semoga hubungan kerjasama dapat berjalan lebih harmonis dan lebih erat lagi". ucapnya. (Pendim 0821/By)
Share:

TNI Koramil 0821/02 Sukodono Sisihkan Pendapatan untuk Warga Terdampak Covid-19

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk membantu menyangga kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak Covid-19, TNI Koramil 0821/02 Sukodono menyisihkan pendapatan yang dikhususkan bagi warga yang tidak mampu.

“Saat ini Pandemi Covid-19 juga melanda Indonesia, telah memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat sekitar, sehingga warga tak mampu sulit untuk mememuhi kebutuhan sehari-harinya. Jadi, kami menyisihkan pendapatan untuk membantu sesama yang membutuhkan,” kata Danramil 0821/02 Sukodono Kapten Inf Khoirul Anam saat menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga tak mampu di sekitar Makoramil Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (22/4/2020).

Khoirul Anam juga mengatakan, bahwa adapun bantuan yang disalurkan dirupakan dengan beras, makanan siap saji dan masker kain. Dirinya berharap, bantuan yang diberikan tersebut dapat menyangga ekonomi masyarakat terdampak Covid-19.

“Kami harap, pandemi Covid-19 dapat segera teratasi agar masyarakat dapat beraktivitas dengan normal seperti biasa, sehingga perekonomian masyarakat dapat meningkat kembali,” harapnya. (Pendim 0821/Fj).
Share:

Selasa, 21 April 2020

TNI-Pemdes dan Masyarakat Normalisasi Saluran Air di Desa Kaliwungu

Lumajang, Pendim 0821 – Bati Tuud Koramil 0821/10 Tempeh Peltu Sutiono mengimbau kepada masyarakat Desa Kaliwungu, untuk aktif dalam mewujudkan lingkungan yang selalu bersih, sehat, rapi dan indah (berseri).

Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan kegiatan normalisasi saluran air bersama pemerintah desa dan masyarakat, di Dusun Sumberejo RT 007 RW 004 Desa Kaliwungu Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (20/4/2020).

Sutiono juga menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya dalam rangka pencegahan timbulnya banjir di musim penghujan, yang diakibatkan tersumbatnya drainase dari tumpukan sampah dan lumpur serta tumbuhan liar.

“Untuk mewujudkan desa berseri bukan hanya tanggung jawab aparat desa saja, tetapi juga diperlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh masyarakat yang ada di desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Sumberejo Suliyanto, mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada anggota Koramil Tempeh karena sudah peduli terhadap lingkungan yang ada di wilayah.

"Saya berharap masyarakat sekitar, agar membuang sampah pada tempatnya, dan saling menjaga Kebersihan di lingkungan serta melakukan antisipasi dengan mengadakan, kerja bakti membersihkan sampah dan lumpur di saluran saluran air agar saluran tidak tersumbat," pungkasnya. (Pendim 0821/Sr)
Share:

Cegah Covid-19, TNI dan Pemdes Kunir Lor Bagikan Sekitar 900 Masker Gratis

Lumajang, Pendim 0821 - Sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19, Babinsa Kunir Lor Koramil 0821/13 Kunit bersama Pemerintah Desa setempat membagikan masker kain gratis kepada masyarakat yang melintas di pertigaan traffic light (lampu lalu lintas), di Dusun Sumberiling Desa Kunir Lor Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2020).

Babinsa Kunir Lor Sertu Hari Sutikno dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud kepedulian aparatur kepada masyarakat agar tidak terpapar Covid-19.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, virus Covid-19 merupakan jenis virus yang mudah menyebar, sehingga dapat menjadi pandemi di masyarakat.

"Untuk itu, kita mengahapkan kepada masyarakat untuk selalu membudayakan hidup sehat dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta memakai masker apabila merasa sakit dan melaksanakan aktivitas di luar rumah," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Kunir Lor Yudi Purnomo menerangkan, bahwa dalam kegiatan tersebut sekitar 900 buah masker dibagikan kepada masyarakat, sebagai upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di desa setempat.

Dia berharap, selain membudayakan hidup bersih dan sehat, masyarakat juga mengikuti anjuran yang telah ditetapkan pemerintah, agar pandemi Covid-19 dapat segera teratasi.

"Bersama kita jaga diri, keluarga, saudara dan sesama, ikuti anjuran pemerintah dan perbanyak berdoa agar pandemi Covid-19 dapat segera teratasi, sehingga aktivitas perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan dengan lancar," pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Senin, 20 April 2020

Babinsa dan PKK Desa Dawuhan Lor Bagikan Masker untuk Warga

Lumajang, Pendim 0821 - Dalam rangka pencegahan dan menekan penyebaran Virus Covid-19, Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821/02 Sukodono, Sertu Heri Lesmono bersama TP PKK Desa Dawuhan Lor membagikan masker secara gratis kepada warga, di Pasar Tradisional dan Jl.Raya Dieng Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/4/2020).

Dalam kegiatan tersebut, Heri Lesmono mengatakan, bahwa pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat diwilayah agar selalu gunakan masker, jaga kesehatan, jaga kebersihan dan rajin mencuci tangan serta selalu berdoa memohon kepada Allah SWT semoga kita semua diberikan kesehatan dan terhindar dari wabah virus Covid-19.

Lanjut dia, selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran diri, dengan selalu menggunakan masker setiap ke luar rumah agar tdk mudah tertular virus Covid-19.

"Harapan kami kepada masyarakat agar masker yang diberikan dapat bermanfaat dan agar di pakai pada saat keluar rumah, semoga Covid-19 dapat segera teratasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala," katanya.

Sementara itu, Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Dawuhan Lor Eka Tri Oktavia, S.Pd menyampaikan bahwa, pembagian masker gratis tersebut sengaja untuk dibagikan kepada warga, sebagai bentuk antisipasi dan perlindungan diri untuk mencegah dan menekan penularan virus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan. (Pendim 0821/Pri)
Share:

Cegah DBD, Masyarakat Desa Tempeh Lor Diminta Jaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan

Lumajang, Pendim 0821 – Babinsa Tempeh Lor Koramil 0821/10 Tempeh Serda Bonaji meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, agar virus dan bibit penyakit tidak dapat tumbuh dan berkembang di masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat mendampingi pelaksanaan fogging (pengasapan) di Dusun Tulusrejo 1 Desa Tempeh Lor Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/4/2020).

Bonaji juga menyampaikan, bahwa menjaga kebersihan serta kesehatan diri dan lingkungan di tengah pandemi Covid-19 sangat penting untuk dilakukan, agar tidak timbul penyakit lain yang dapat berkembang menjadi wabah di masyarakat.

“Pelaksanaan fogging ini merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran penyakit DBD (Demam Berdarah Dengue, red) di masyarakat yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti,” ujarnya.

Sementara itu, Bidan Desa Tempeh Lor Siti Samisatun Maulina, Amd. Keb., mengatakan, bahwa fogging merupakan upaya untuk meminimalisir penyebaran nyamuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD).

Menurut dia, selain melaksanakan fogging, menjaga kebersihan lingkungan juga perlu dilakukan dengan melaksanakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur) tempat-tempat yang dapat menampung air, agar nyamuk tidak dapat berkembangbiak.

“Di tengah peandemi Covig-19 ini, mari kita jaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, agar tidak ada penyakit lain seperti DBD yang menjadi wabah di masyarakat,” pungkasnya. (Pendim 0821/Pri)
Share:

Jumat, 17 April 2020

Hadapi Pandemi Covid-19, Petani Lumajang Diminta Tetap Berupaya Tingkatkan Hasil Panen

Lumajang, Pendim 0821 - Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821/02 Sukodono Sertu Heri Lesmono meminta petani untuk tetap berupaya meningkatkan hasil panen di tengah pandemi Covid-19, yang sedang melanda masyarakat di dunia termasuk Indonesia.

"Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda masyarakat dunia termasuk Indonesia, petani diharapkan tetap berupaya untuk meningkatkan hasil panen, guna menunjang ketersediaan beras bagi masyarakat," ujar dia saat mendampingi pelaksanaan penyemprotan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) di lahan seluas 45 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur, Dusun Duren Desa Dawuhan Lor Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur , Jumat (17/4/2020).

Heri juga menyampaikan, bahwa selain melaksanakan tugas kemiliteran, pihaknya juga bertugas sebagai pendamping petani untuk membantu meningkatkan hasil panen dalam mewujudkan kesuksesan swasembada pangan nasional.

"Tidak hanya menghadapi pandemi Covid-19, petani juga menghadapi wabah penyakit Blas yang menyerang lahan sawah. Untuk itu, bersama UPT BPP (Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluh Pertanian, red) Kecamatan Sukodono akan terus berupaya membantu petani dalam mengatasi permasalahan tersebut," katanya.

Sementara itu, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) UPT BPP Kecamatan Sukodono Suwardi mengatakan, bahwa penyakit Blas merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur jenis Pyricularia Grisea yang menyerang setiap fase pertumbuhan tanaman padi.

Lanjut dia, bahwa siklus jamur tersebut sangat singkat yang hanya membutuhkan waktu satu minggu sejak infeksi spora pertamanya.

"Kali ini secara bersama-sama, kita akan melaksanakan penyemprotan fungisida kepada lahan sawah yang terinfeksi, sehingga penyebaran penyakit Blas dapat diminimalisir dan tidak menyerang lahan sawah lainnya," pungkasnya. (Pendim 0821/sr).
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG