Jumat, 04 Oktober 2019

Tiga Pilar Kecamatan Sukodono Olahraga Bersama untuk Tingkatkan Sinergisitas dan Soliditas

Lumajang, Pendim 0821 – Olahraga bersama diharapkan dapat meningkatkan sinergisitas dan soliditas antara Tiga Pilar (Pemerintah, TNI dan Polri) Kecamatan Sukodono dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Danramil 0821/02 Sukodono Kapten Inf Khoirul Anam usai mengikuti kegiatan senam bersama di halaman Kantor Desa Klanting Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (4/10/2019).

Khoirul juga menyampaikan, bahwa olahraga bersama merupakan salah satu sarana yang efektif untuk meningkatkan jalinan sinergisitas, sehingga komunikasi dan silaturahmi dapat terjalin dengan baik.

"Saya harap olahraga bersama ini menciptakan dan menjaga hubungan yang harmonis dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah, serta untuk mengkampanyekan pola hidup sehat kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sukodono Bayu Ruswantoro mengatakan, bahwa kegiatan senam bersama merupakan kegiatan rutin setiap Jumat, dengan lokasi kegiatan berada di instansi wilayah Kecamatan Sukodono secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Ia juga mengatakan, selain untuk menjaga kondisi badan tetap sehat, olahraga bersama juga diharapkan untuk menjalin silaturahmi, komunikasi dan kerja sama antar instansi yang ada di wilayah Kecamatan Sukodono.

“Terjalinnya silaturahmi dan kerja sama yang baik, dapat menunjang kelancaran pembangunan di wilayah, sehingga dapat mewujudkan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kegiatan senam bersama tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimcam Sukodono, Penjabat Sementara Kepala Desa Klanting beserta Staf Desa Klanting, dan Guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Sukodono. (Pendim0821/Fj).
Share:

TNI Lumajang Bakal Terus Tingkatkan Sinergisitas untuk Sukseskan Program Pembangunan

Lumajang, Pendim 0821 – Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lumajang akan terus meningkatkan sinergisitas dengan Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mendukung suksesnya program-program pembangunan.

"Kami akan tingkatkan terus jalinan sinergisitas antara Tiga Pilar (TNI, Polri dan Pemda, red), sebagai upaya untuk mendukung setiap program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat," ungkap Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi, SE., usai menerima ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 TNI dari Kapolres Lumajang di halaman Makodim 0821 Lumajang, Jawa Timur, Jumat (4/10/2019).

Fauzi juga mengungkapkan, bahwa atas nama pribadi dan Keluarga Besar Kodim 0821 Lumajang mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan jajarannya, yang telah memberikan perhatian kepada TNI di momentum HUT ke-74 tahun 2019.

Dirinya berharap agar perhatian yang diberikan tersebut dapat lebih memantapkan sinergisitas yang selama ini telah terjalin dengan, sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas ke depan.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., MM., MH., mengatakan, bahwa dinamika bangsa saat ini benar-benar diuji, sehingga dapat menggoyahkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia juga mengatakan, untuk menyikapi hal tersebut, sinergitas antara TNI dan Polri harus tetap dijaga agar tidak ada oknum yang memecah belah sinergisitas yang selama ini terjalin dengan solid.

Lanjutnya, kejutan pemberian ucapan selamat dilakukan secara serentak dari tingkat pusat sampai ke polsek jajaran.

“Dirgahayu TNI yang ke-74 di tahun 2019 ini, semoga TNI semakin profesional, hebat dan menjadi kebanggaan rakyat,” pungkasnya. (Pendim 0821/Phie).
Share:

Dandim 0821 Lumajang Minta Masyarakat Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Lumajang, Pendim 0821 - Masyarakat Lumajang diminta selalu menjaga persatuan, kesatuan, dan kerukunan antar umat beragama di tengah keberagaman kehidupan berbangsa dan bernegara, demi mewujudkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi, SE., saat bertindak sebagai khotib Salat Jumat dalam rangka Safari Jumat di Masjid Jami' Nurul Imam, Dusun Glabak Desa Ranuwurung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (4/10/2019).

Fauzi juga menyampaikan, bahwa sebagai upaya dalam mewujudkan keutuhan NKRI adalah dengan menumbuhkan rasa saling menghormati, dan menghargai antar pemeluk agama.

"Semua umat beragama adalah saudara. Untuk itu, hendaknya selalu menjaga persaudaraan tersebut agar tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain," ujarnya.

Disamping itu, Fauzi juga mengatakan, bahwa Allah SWT memerintahkan untuk menjaga persatuan serta melarang perpecahan. Oleh karena itu, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keanekaragaman suatu bangsa adalah kewajiban bagi seluruh umat.

"Orang mukmin yang satu dengan lainnya bagaikan sebuah bangunan, dimana antara satu dengan lainnya saling menguatkan," katanya.

Di akhir khutbahnya, Fauzi mengajak kepada jema'ah yang hadir untuk selalu meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, agar selalu mendapat rida dan perlindungan-Nya. (Pendim 0821/Phie).
Share:

Kamis, 03 Oktober 2019

TNI Lumajang Siap Bantu Sukseskan Program Keluarga Berencana

Lumajang, Pendim 0821 – Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lumajang akan terus berupaya untuk membantu mempercepat capaian keberhasilan program keluarga berencana, sehingga dapat menekan lajunya angka pertumbuhan penduduk di Kabupaten Lumajang.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi, SE., usai Pencanangan Safari PKK-KB-Kesehatan Kabupaten Lumajang Tahun 2019, bertempat di Pendopo Kantor Camat Padang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019).

Fauzi menyampaikan, bahwa pihaknya akan selalu memberikan dukungan terhadap program-program yang telah direncanakan oleh Pemerintah dan organisasi kemasyarakatan, guna terwujudnya masyarakat Lumajang yang bermartabat dan sejahtera.

"Kamis (26/9/2019) lalu, saya telah menutup resmi kegiatan Safari TNI-KB-Kesehatan Kabupaten Lumajang Tahun 2019, dan dalam realisasinya di periode Juli hingga September 2019 telah berhasil mencapai sekitar 6.445 Akseptor," ujarnya.

Selain itu, disampaikan Fauzi, bahwa kesadaran masyarakat Lumajang akan pentingnya program KB Kesehatan sangat tinggi, hal tersebut dibuktikan dengan jumlah capaian Akseptor yang cukup bagus di periode Juli hingga September 2019.

"Meskipun Safari TNI-KB-Kesehatan telah selesai, kami jajaran TNI akan terus berupaya untuk membantu, dengan cara memberikan pendampingan terhadap PKK, Tenaga Kesehatan dan PLKB (Petugas Penyuluh Keluarga Berencana, red)," katanya.

Ia menambahkan, salah satu tugas pokok TNI di wilayah sesuai dengan Undang-undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, menyebutkan bahwa TNI harus membantu menyukseskan semua program-program pemerintah. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya penyamaan visi, misi dan tujuan program antara TNI dan pemerintah.

“Dengan dicanangkannya Safari PKK – KB – Kesehatan tahun 2019 ini, Saya harap agar masyarakat juga dapat terlibat untuk menyukseskannya, sehingga ke depan bisa terwujud Kabupaten Lumajang yang hebat dan bermartabat,” imbuhnya. (Pendim 0821/Phie)
Share:

Jelang Musim Hujan, Pemdes, TNI dan Masyarakat Desa Sidomulyo Bangun Drainase

Lumajang, Pendim 0821 – Menjelang musim penghujan tiba, Pemerintah Desa (Pemdes), TNI dan masyarakat Desa Sidomulyo membangun infrastruktur drainase (saluran air) sepanjangan 100 meter, di Dusun Krajan Desa Sidomulyo Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (3/10/2019).

Dalam pelaksanaan pembangunan tersebut, Babinsa Sidomulyo Koramil 0821/14 Pronojiwo mengatakan, bahwa kegiatan pembangunan yang dilakukan secara bersama-sama, dinilai paling efektif untuk meningkatkan semangat gotong royong, sehingga dapat menciptakan rasa kepedulian bersama guna membangun dan merawat infrastruktur yang telah terbangun.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, kebersamaan yang dilakukan tersebut adalah sebuah bentuk gotong royong dan saling bahu membahu antara Pemerintah Desa, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat.

“Sebagai TNI, kami akan siap membantu untuk menyukseskan program-program yang telah direncanakan oleh pemerintah, karena tugas pokok TNI, selain melakukan operasi militer juga turut serta membantu pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Sidomulyo Nurjaki menyampaikan, bahwa pembangunan saluran air ini bertujuan untuk mencegah adanya genangan air waktu musim hujan tiba, sehingga lingkungan bisa bersih dan jauh dari penyakit.

Dirinya berharap, saat infrastruktur telah berbangun nanti, masyarakat bisa ikut berpartisipasi untuk selalu menjaga dan merawat, dengan membuang sampah cara tidak sembarangan, terutama di dalam saluran air.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang telah membantu dan mendukung setiap program pembangunan di desa. Dan, semoga ke depan semakin kompak dan terjalin sinergisitas yang baik antara TNI dan masyarakat,” pungkasnya. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Rabu, 02 Oktober 2019

Babinsa Purorejo : Pemenuhan Kebutuhan Air, Penting untuk Tingkatkan Hasil Pertanian

Lumajang, Pendim0821 – Babinsa Purorejo Koramil 0821/18 Tempursari Serda Untung Subroto mengatakan, bahwa peningkatan hasil produksi pertanian perlu ditunjang dengan terpenuhinya kebutuhan air bagi lahan sawah.

“Terpenuhinya kebutuhan air itu sangat penting, sehingga nanti hasil produksi pertanian bisa lebih meningkat lagi,” katanya saat membantu pembangunan pintu pembagi air di lahan sawah Kelompok Tani (Poktan) Ngaji Khismo, Dusun Pasirejo Desa Purorejo Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (2/10/2019).

Untung juga mengatakan, turut sertanya Babinsa dalam pembangunan pintu pembagi air, merupakan salah satu wujud pelaksanaan tugas pendampingan terhadap petani dalam mensukseskan program Ketahanan Pangan Nasional yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

“Diharapkan dengan dibangunnya pintu pembagi air ini, dapat memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian yang ada di Desa Purorejo, sehingga proses tanam sampai panen tidak mengalami kendala dengan hasil yang lebih meningkat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Poktan Ngaji Khismo Akhmad Zainudin menyampaikan, bahwa pembagi air yang dibangun tersebut sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan air lahan sawah petani, agar proses tanam sampai panen tidak mengalami kendala.

Dirinya berharap dengan dibangunnya pintu pembagi air tersebut hasil produksi pertanian dapat meningkat, sehingga dapat menunjang suksesnya Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan harapan pemerintah.

“Terima kasih disampaikan kepada babinsa yang selalu aktif bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang selama ini telah mendampingi dan membantu petani, sehingga dapat mereka termotivasi untuk meningkatkan hasil panen,"  pungkasnya. (Pendim0821/Fj).
Share:

Serbuan Terititorial TNI di Desa Tekung untuk Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Lumajang, Pendim 0821 – Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat dalam kehidupan masyarakat, jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) gencar melakukan program Serbuan Terititorial di wilayah binaannya.

Hal tersebut disampaikan oleh Babinsa Tekung Koramil 0821/15 Tekung Serda Ruslan dalam kegiatan bersih-bersih sungai, di Dusun Magersari Desa Tekung Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/10/2019).

Ruslan juga menyampaikan, bahwa Program Serbuan Terititorial merupakan sebuah perwujudan dedikasi, semangat dan loyalitas dari para prajurit TNI yang difokuskan sebagai suatu bentuk pengabdian bagi kepentingan Nasional, dan juga merupakan pertanggungjawaban TNI kepada bangsa dan Negara.

“Dalam hal ini, TNI khususnya TNI AD bekerja sama dengan Pemerintahan hingga tingkat desa, Tokoh Masyarakat dan berbagai elemen masyarakat, melakukan kegiatan untuk membantu dan meringankan, serta mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat,” ujarnya.

Selain itu, disampaikan Ruslan, bahwa gotong royong pembersihan sungai yang merupakan fasilitas jaringan irigasi lahan pertanian di Kecamatan Tekung tersebut, adalah sebagai antisipasi terjadinya luapan air saat musim penghujan tiba nanti.

“Upaya ini untuk antisipasi luapan air saat musim hujan tiba. Jadi, jika hujan lebat atau debit air besar nanti alirannya bisa lancar, karena tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat menyebabkan terjadinya banjir,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa dengan untuk memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 TNI, pihaknya ingin mengajak masyarakat meningkatkan semangat gotong royong untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami imbau agar masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sungai agar lingkungan menjadi bersih, sejuk dan nyaman, serta dapat menjauhkan wabah penyakit yang disebabkan oleh sampah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tekung Muhammad Sifak mengatakan, bahwa dirinya menyambut baik atas terealisasinya program Serbuan Terititorial, dan pihaknya bersama masyarakat ikut berpartisipasi guna menyukseskannya.

“Pemerintah dan masyarakat Desa Tekung akan ikut berpartisipasi untuk memaknai momentum HUT TNI, dengan memberikan dukungan terhadap kegiatan atau program positif yang rencanakan oleh TNI, karena hasilnya nanti pasti akan dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Ia berharap dengan menjaga kebersihan sungai, masyarakat yang khususnya mata pencahariannya adalah petani dapat mamanfaatkan untuk kelancaran pengairan lahan pertanian. (Pendim 0821/Fj)
Share:

Selasa, 01 Oktober 2019

Babinsa Pandansari Ajak Warga Ikut Membangun Insfrastruktur Desa

Lumajang, Pendim 0821 - Babinsa Pandansari Posramil 0821/21 Kedungjajang, Serka Abdul Gofur mengajak warga untuk melaksanakan karya bakti pembangunan jalan Desa.

Hal tersebut diungkapkannya saat melaksanakan kegiatan Karya Bakti pembangunan jalan desa, di Dusun Krajan RT 005 RW 005 Desa Pandansari Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (01/10/2019).

Gofur juga mengungkapkan, bahwa dengan dibangunnya rabat beton ini diharapkan dapat bermanfaat, dan langsung dirasakan warga Desa Pandansari sebagai kelancaran transpotasi dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

"Semoga dengan adanya pembangunan jalan ini masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pandansari Pait Hariyanto mengatakan, bahwa mayoritas pekerjaan penduduk desa setempat adalah petani dan buruh tani, yang tidak berpenghasilan tetap.

Lebih lanjut, dia juga mengatakan, sebagai upaya meningkatkan surplus hasil padi, diperlukan sarana jalan transpotasi untuk sarana pengangkutan hasil panen dan irigasi memadai, untuk itu dibangunlah jalan yang memadai dalam hal ini rabat beton.

"Mari kita jaga dan rawat insfrastruktur jalan yang sudah dibangun ini agar masyarakat semua bisa tentram dan nyaman dalam berkendara, " pungkasnya. (Pendim 0821/fj).
Share:

Dandim 0821 Lumajang Kembali Berangkatkan Tim untuk Tangani Karhutla di Kawasan Gunung Semeru

Lumajang, Pendim 0821 - Tim Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali diberangkatkan untuk memadamkan api di kawasan Gunung Semeru.

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, S.E., dalam arahannya usai menggelar Salat Istiqo' bersama, bertempat di halaman Pos Resort Pangkuan Taman Nasional (RPTN) Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/10/2019).

Fauzi juga menyampaikan bahwa hari ini, dirinya akan kembali memberangkatkan kembali Tim Penanggulangan Karhutla, mengingat di kawasan Gunung Semeru kembali muncul titik api yang membakar lahan.

"Saya imbau nanti rekan-rekan yang bergabung dengan Tim Penanggulangan Karhutla untuk selalu berhati-hati, dan mengutamakan keselamatan diri saat memadamkan api di lereng Gunung Semeru," ujarnya.

Selain itu, disampaikan Fauzi, bahwa Tim Penanggulangan Karhutla terdiri dari TNI, Polri, BPBD, TNBTS, Relawan Bencana dan sejumlah Masyarakat Desa Ranupani diberangkatkan, terlebih dahulu  dilaksanakan Salat Istisqo' dan Doa Bersama.

"Semoga dengan diawali berdoa, upaya dan ikhtiar yang kita lakukan ini di rahmati oleh Allah SWT," harapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Teguh Widjayono mengatakan, bahwa hingga saat ini spot satelit Delapan menunjukkan satu titik api, namun areanya meluas mencapai  sekitar empat hektare.

Ia juga mengatakan, kebakaran tersebut terjadi akibat kemarau panjang yang menyebabkan semak dan rumput menjadi kering, sehingga mudah terbakar.

"Untuk itu dengan Salat Istisqa' dan berdoa bersama tadi, kami harap hari ini apinya dapat dipadamkan dan aktivitas dapat berjalan notmal seperti biasa," katanya.

Sementara, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) Jhon Kennedy juga mengungkapkan, bahwa yang terpenting saat ini adalah melaksanakan pemadaman, agar tidak sampai ke pemukiman masyarakat.

Ia juga mengungkapkan, tahun ini hutan di wilayah Gunung Semeru terbakar kembali sejak lima tahun yang terakhir, sehingga semak dan rumput yang ada di area hutan menjadi lebih rimbun, saat kemarau panjang menjadi kering dan mudah terbakar.

"Kita semua berharap, kebakaran dapat segera teratasi dan tidak sampai mengganggu aktifitas masyarakat Desa Ranupani," pungkasnya. (Pendim0821/Fj)
Share:

Masyarakat Ranupani Diimbau Aktif Tanggulangi Karhutla yang Kembali Terjadi di Kawasan Semeru

Lumajang, Pendim0821 – Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Inf Ahmad Fauzi, SE., mengimbau masyarakat Desa Ranupani untuk berperan aktif dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kembali terjadi di wilayah Gunung Semeru.

Hal tersebut disampaikannya usai menyambut Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Wakapolda Jatim) Brigjen Pol Toni Harmanto dalam pemantauan kondisi Karhutla, di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (30/9/2019).

Fauzi juga menyampaikan bahwa besok (1/10/2019), jajaran TNI, Polri, Pemerintah Daerah, BPBD, TNBTS, Relawan Bencana dan sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Tim Penanggulangan Karhutla akan diberangkatkan untuk memadamkan kebakaran yang kembali terjadi di kawasan Gunung Semeru, yang nantinya diawali dengan Salat Istisqo' dan Doa Bersama.

“Semoga apa yang kita lakukan bersama besok bermanfaat bagi kita semua, untuk itu masyarakat diharap turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengatakan, bahwa saat ini kebakaran kembali terjadi di beberapa titik lereng Gunung Semeru, untuk itu jajaran TNI, Polri dan Perangkat Daerah terkait akan melaksanakan aksi pemadaman.

Ia juga mengatakan, akibat kebakaran di lereng Gunung Semeru tersebut, pipa saluran air dari mata air di Watu Rejeng ikut terbakar, sehingga tidak dapat mengalirkan air ke pemukiman masyarakat.

“Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya berharap masyarakat Ranupani turut serta bersama petugas untuk memadamkan api di lereng Gunung Semeru,” pungkasnya. (Pendim0821/Fj)
Share:

JUMLAH PENGUNJUNG

MAP PENGUNJUNG